Indikator yang mempengaruhi variabel persepsi harga menurut Kotler dan
Amstrong, (2012:314), adalah sebagai berikut :
- Keterjangkauan harga
Konsumen dapat menjangkau harga yang telah ditentukan oleh perusahaan. Di suatu
produk terdapat beberapa jenis dalam satu merek dan harganya pun bervariatif dari
yang termurah sampai termahal. Dengan harga yang ditentukan dapat dijangkau,
para konsumen akan banyak yang membeli produk. - Kesesuaian harga dengan kualitas produk
Harga kerap dijadikan sebagai indikator kualitas bagi konsumen, seseorang kerap
menjadikan harga yang relatif tinggi diantara dua barang karena mereka melihat
adanya perbedaan kualitas. Apabila harga yang relatif lebih tinggi seseorang akan
cenderung beranggapan bahwa kualitasnya juga akan lebih baik. - Harga sesuai kemampuan atau daya saing harga
Terkadang konsumen kerap membandingkan harga suatu produk dengan produk
yang lainnya. Sehingga dalam hal ini mahal atau murahnya harga pada suatu produk
menjadi pertimbangan oleh konsumen pada saat membuat keputusan untuk membeli
produk tersebut. - Kesesuaian harga dengan manfaat
Konsumen membuat keputusan untuk membeli suatu produk jika memperoleh
manfaat yang telah dirasakan lebih besar atau sama dengan uang yang telah
dikeluarkan untuk mendapatkannya. Jika konsumen merasakan manfaat suatu
produk tersebut lebih kecil dari uang yang telah dikeluarkan untuk mendapatkannya,
maka konsumen akan memiliki anggapan bahwa produk tersebut relatif mahal dan
konsumen akan mencoba berpikir dua kali untuk melakukan pembelian secara
berulang nantinya.
