Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Layanan


Menurut Fandy Tjiptono terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi
kualitas layanan pada sebuh perusahaan. Sehingga perusahaan perlu
memperhatikam faktor-faktor tersebut yaitu :

  1. Produksi dan konsumsi yang terjadi secara simultan
    Karakter dari jasa itu sendiri adalah inseparability, artinya jasa tersebut
    diproduksi dan di konsumsi pada waktu yang bersamaan. Sehingga
    terjadi interaksi antara penyedia jasa dan konsumen yang memungkinkan
    terjadi hal-hal berdampak negatif dimata konsumen, seperti :
    a. Tidak terampil dalam melayani pelanggan
    b. Cara berpakian karyawan kurang sesuai dengan konteks
    c. Tutur kata karyawan kurang sopan
    d. Bau badan karyawan yang menggangu kenyamanan konsumen
    e. Karyawan kurang senyum atau mimik muka yang kurang ramah
  2. Intensitas tenaga kerja yang tinggi
    Keterlibatan karyawan secara intensif dalam menyampaikan pelayanan
    dapat pula menimbulkan dampak negatif pada kualitas, yaitu berupa
    tingginya variabilitas layanan yang dihasilkan. Sepereti, pelatihan kurang
    memadai atau pelatihan kurang sesuai dengan kebutuhan, tingkat
    turnover karyawan yang tinggi.
  3. Dukungan terhadap pelanggan internal kurang memadai
    Karyawan fort-line adalah ujung tombak dalam sistem penyampaian
    layanan. Karyawan fort-line dapat dikatakan sebagai citra perusahaan
    karna karyawan tersebut memberikan kesan pertama kepada konsumen.
    Agar karyawan fort-line mampu memberikan pelayanan secara efektif,
    diperlukan dukungan dari perusahaan seperti dukungan informasi
    (prosedur operasional) peralatan, (pakaian seragam material), maupun
    pelatihan keterampilan
  4. Gap komunikasi
    Komunikasi merupakan faktor yang paling penting dalam menjalani
    hubungan antara perusahaan dengan konsumen. Bila terjadi gap
    komunikasi, maka konsumen memberikan penilaian negatif terhadap
    kualitas pelayanan. Gap-gap komunikasi tersebut dapat berupa :
    a. Penyedia layanan memberikan janji yang berlebihan, sehingga tidak
    mampu memenuhinya
    b. Penyedia layanan tidak selalu memberikan informasi terbaru kepada
    konsumen
    c. Pesan komunikasi yang disampaikan penyedia layanan tidak di
    pahami konsumen
    d. Penyedia layanan tidak memperhatikan atau tidak menindaklanjuti
    keluhan atau saran konsumen
  5. Memperlakukan semua pelanggan dengan cara yang sama
    Setiap konsumen memiliki karakter, emosi, keinginan yang berbedabeda. Penyedia layanan harus memahami keuinikan dan perbedaan yang
    ada. Sehingga tidak dapat memperlakukan semua konsumen dengan cara
    yang sama
  6. Perluasan atau pengembangan layanan secara berlebihan
    Penambahan layanan dapat berdampak baik atau bahkan mengurangi
    service qualitypada sebuah perusahaan. Dampak baiknya adalah untuk
    menyempurnakan service quality menjadi lebih baik. Tetapi disisi lain,
    apabila layanan baru terlampau banyak, hasil yang didapat belum tentu
    optimal.
  7. Visi bisnis jangka pendek
    Visi jangka pendek (contohnya penghematan biaya semaksimal
    mungkin) dapat merusak service quality yang sedang ditunjukan untuk
    jangka panjang. Sebagai contoh, kebijakan sebuah restoran menutup
    sebagian cabang akan mengurangi akses bagi para pelanggan restoran
    tersebut.