Keputusan pembelian merujuk kepada proses di mana seorang individu atau
organisasi memilih untuk membeli produk atau jasa dari berbagai pilihan yang
tersedia. Ini melibatkan serangkaian langkah dan pertimbangan yang dilakukan
sebelum akhirnya membuat keputusan untuk melakukan pembelian.
Menurut (Kurniawan et al., 2023) mengatakan keputusan pembelian adalah
sebuah tahapan pengambilan keputusan untuk menentukan apakan akan melakukan
pembelian atau tidak terhadap bayang yang di butuhkan atau diinginkan. Keputusan
pembelian merupakan sebuah proses evaluasi terhadap dua atau lebih objek untuk
kemudian dilakukan pembelian terhadap salah satunya. Sehingga Keputusan
pembelian adalah tahap kritis dalam proses pengambilan keputusan konsumen di
mana individu memilih apakah akan membeli suatu produk atau layanan setelah
mempertimbangkan berbagai faktor dan opsi yang tersedia.
Menurut Fandy Tjiptono.(2012) dalam (Cesariana et al., 2022) mengatakan
bahwa keputusan pembelian merupakan suatu proses dimana konsumen memahami
permasalahan mencari informasi ataupun merk tertentu dari suatu produk kemudian
mengevaluasi seberapa baik tiap alternatif tersebut dapat menyelesaikan
masalahnya yang setelah itu menuju kepada keputusan pembelian. Secara singkat
Keputusan pembelian adalah proses di mana konsumen mengidentifikasi masalah,
mencari informasi, mengevaluasi berbagai alternatif, dan akhirnya memutuskan
untuk membeli produk atau layanan yang dianggap paling sesuai untuk
memecahkan masalah tersebut.
Sedangkan menurut Kotler & Amstrong (2014), dalam penelitian (Darmansah
& Yosepha, 2020) keputusan pembelian adalah tahapan dalam proses pengambilan
keputusan pembeli dimana konsumen benar-benar membeli. Sebelum benar-benar
membeli konsumen akan melewati beberapa tahapan proses pembelian.
Pengambilan keputusan merupakan kegiatan individu yang terlibat langsung dalam
proses pembelian barang yang ditawarkan oleh Perusahaan.
Keputusan pembelian menurut Kotler & Amstrong (2018) dalam (Mayasari,
2023) ada dua faktor yang dapat mempengaruhi keputusan untuk melakukan
pembelian. Sikap orang lain terhadap merek yang dicari sangat berpengaruh, serta
situasi yang tidak terduga dapat berperan dalam keputusan akhir. Pilihan merek
dapat dilakukan oleh individu Ketika mereka memutuskan melakukan pembelian.
Keputusan seseorang bisa berpengaruh oleh fakto-faktor seperti sikap dan situasi
yang tak terduga.
Dalam Keputusan Pembelian terdapat 3 (tiga) faktor yang mempengarui
timbulnya keputusan pembelian, yaitu:
a) Sikap orang lain, keputusan pembelian dapat dipengaruhi oleh keluarga,
tetangga, teman maupun orang kepercayaan.
b) Situasi tak terduga, keputusan pembelian juga dapa di pengaruhi oleh
persepsi harga, pendapatan dan manfaat yang diharapkan setelah
melakukan pembelian suatu produk.
c) Faktor yang dapat diduga, merupakan faktor situasional yaitu dimana
situasi konsumen yang bersifat sementara dalam aktivitas berbelanja
yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu
