Hubungan Brand Image dengan Keputusan Pembelian


Menurut Sotjan (2015:204) mendefinisikan merek adalah nama, istilah,
tanda atau lambang dan kombinasi dari dua atau lebih unsur tersebut yang
bermaksud untuk mengidentifikasikan barang atau jasa dari seorang
penjual atau kelompok penjual sehingga konsumen mengenal merek yang
berbeda dari produk pesaingnya. Dengan kata lain, konsumen memandang
brand image menjadi bagian terpenting dari suatu produk karena brand
image mencerminkan tentang suatu produk yang jual. Apabila konsumen
tidak memiliki pengalaman pada suatu produk, maka cenderung untuk
mempercayai merek yang paling disukai atau yang sudah terkenal. Pada
dasarnya konsumen akan menentukan pilihannya untuk membeli produk
yang mempunyai citra yang baik. Semakin baik sebuah brand image suatu
produk, maka berdampak besar terhadap keputusan pembelian. Citra
merek yang positif menunjukan adanya kepercayaan dan kesetiaan
konsumen pada merek produk tersebut. Sebaliknya jika citra merek suatu
produk dinilai negatif, konsumen justru akan mempertimbangkan banyak
hal ketika akan membeli.