Komponen Bauran Pemasaran


Adapun pengertian yang dijadikan indikator dari bauran pemasaran (4P)
menurut Basu Swastha dan Irawan (2005:449) adalah sebagai berikut:

  1. Produk
    Produk adalah suatu sifat yang komplek baik dapat diaraba
    maupun tidak dapat diraba, termasuk bungkus, warna, prestise
    perusahaan dan pngecer, pelayanan perusahaan dan pengecer,
    ynag diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan atau
    kebutuhannya.
  2. Harga
    Harga adalah sejumlah uang (ditambah produk kalau mungkin)
    yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari
    produk berserta pelayanannya.
  3. Promosi
    Promosi adalah arus informasi persuai satu arah yang dibuat
    untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan
    yang menciptakan pertukaran dalm pemasaran.
  4. Tempat/distribusi
    Terdiri dari seperangkat lembaga yang digunakan untuk
    menyalurkan produk dan status kepemilikannya dari produsen ke
    konsumen.
    Menurut Fandy Tjiptono (2005:31) dalam Danang Sunyoto merumuskan
    bauran pemasaran jasa menjadi 8P (Product, Price, Promotion, Place, People,
    Process, dan Physical Evidence, Customer Service).
  5. Product
    Merupakan bentuk penawaran organisasi jasa yang ditujukan
    untuk mencapai tujuan melalui pemuasan kebutuhan dan
    keinginan pelanggan. Produk disini bisa berupa apa saja (baik
    yang berwujud fisik maupun tidak) yang dapat ditawarkan kepada
    pelanggan potensial untuk memenuhi kebutuhan dan keingina
    tertentu. Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar
    untuk diperhatikan, diperoleh, dan digunakan atau dikonsumsi
    untuk dapat memnuhi kebutuhan dan keinginan yang berupa fisik,
    jasa, orang, organisasi dan ide)
  6. Price
    Bauran harga berkenaan dengan kebijakan strategis dan taktis
    seperti tingkat harga, struktur diskon, syarat pembayaran dan
    tingkat diskriminasi harga diantara berbagai kelompok pelanggan.
    Harga menggambarkan besarnya rupiah yang harus dikeluarkan
    seorang konsumen untuk memperoleh satu buah produk dan
    hendaknya harga akan dapat terjangkau oleh konsumen.
  7. Promotion
    Bauran promosi meliputi berbagai metode, yaitu iklan, promosi
    penjualan, penjualan tatap muka, dan hubungan masyarakat.
    Menggambarkan berbagai macam cara yang ditempuh
    perusahaan dalam rangka menjual produk ke konsumen.
  8. Place
    Merupakan keputusan distribusi menyangkut kemudahan akses
    terhadap jasa bagi para pelanggan. Tempat dimana produk
    tersedia dalam sejumlah saluran distribusi dan outlet yang
    memungkinkan konsumen dapat dengan mudah memperoleh
    suatu produk.
  9. People
    Bagi sebagian besar jasa, orang merupakan unsur vital dalam
    bauran pemasaran. Dalam industry jasa, setiap orang merupakan
    part-time marketer yang tindakan dan perilakunya memiliki
    dampak langsung pada output yang diterima pelanggan. Oleh
    sebab itu, setiap organisasi jasa (terutama yang tingkat kontaknya
    dengan pelanggan tinggi) harus secara jelas menentukan apa yang
    diharapkan dari setiap karyawan dalam interaksinya dengan
    pelanggan.
  10. Process
    Proses produksi atau operasi merupakan faktor penting bagi
    konsumen high-contact service, yang kerapkali juga berperan
    sebagai co-producer jasa bersangkutan. Pelanggan restoran
    misalnya, sangat terpengaruh oleh cara para staf melayani mereka
    dan lamanya menunggu selama proses produksi.
  11. Physical Evidence
    Karakteristik intangible pada jasa menyebabkan pelanggan
    potensial tidak bias menilai suatu jasa sebelum mengkonsumsinya.
    Salah satu unsur penting dalam bauran pemasaran adalah upaya
    mengurangi tingkat resiko tersebut dengan jalan menawarkan
    bukti fisik dan karakteristik jasa.
  12. Customer Service
    Makna layanan pelanggan berbeda antar organisasi. Dalam sector
    jasa, layanan pelanggan dapat diartikan sebagai kualitas total jasa
    yang dipersepsikan oleh pelanggan. Oleh sebab itu, tanggung
    jawab atas unsur bauran pemasaran ini tidak bias diisolasi haya
    pada departemen layanan pelanggan, tetai menjadi perhatian dan
    tanggung jawab semua personil produksi, bak yag dipekerjakan
    oleh organisasi jasa maupun oleh pemasok. Manajemen kualitas
    jasa yang ditawarkan kepada pelanggan berkaitan dengan
    kebijakan desain produk dan personalia.
    McCarthy dalam Kotler dan Keller (2009:24) mengklasifikasikan
    aktivitas – aktivitas ini sebagai sarana bauran pemasaran dari empat jenis yang luas
    yang disebutnya sebagai empat P dari pemasaran: produk (product), harga (price),
    tempat penjualan (place), dan promosi (promotion)