Media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan
keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan
kegiatan belajar, bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologi terhadap siswa.
Media merupakan komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung
materi instruksional di lingkungan siswa, yang dapat merangsang siswa untuk
belajar.
Arief S.Sadiman dkk (2014:6) “Media berasal dari bahasa latin dan
merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara
atau pengantar”. Menurut Gerlach dan Ely dalam Hamdani (2011:243)
mengatakan bahwa media adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun
kondisi agar siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.
Guru, buku, teks, dan lingkungan sekolah merupakan media.
Menurut Briggs dalam Arief S. Sadiman dkk (2014:6) “Media adalah
segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk
belajar”. Dari defenisi diatas dapat disimpulkan bahwa media adalah segala
sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim
kepenerima sehingga dapat merangsang pikirann, perasaan, perhatian dan minat
serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
