Jenis Laporan Keuangan

Laporan Keuangan secara umum ada lima macam jenis laporan
keuangan, yaitu: neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal,
laporan arus kas, laporan catatan atas laporan keuangan (Rahmah &
Komariah, 2016) :
a. Neraca merupakan laporan yang menunjukkan posisi keuangan
perusahaan pada tanggal tertentu.
b. Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang menggambarkan
hasil usaha perusahaan dalam periode tertentu.
c. Laporan perubahan modal merupakan laporan yang berisi jumlah dan
jenis modal yang dimiliki pada saat ini.
d. Laporan aliran kas merupakan laporan yang menunjukan semua
aspek yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan, baik yang
berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap kas.
e. Laporan catatan atas laporan keuangan merupakan laporan yang
memberikan informasi apabila ada laporan keuangan yang
memerlukan penjelasan tertentu.
Selain itu jenis-jenis laporan keuangan menurut Dwi et al., (2016)
adalah sebagai berikut :
a. Daftar neraca, menggambarkan posisi keuangan perusahaan pada
suatu tanggal tertentu.
b. Perhitungan laba rugi, yang menggambarkan jumlah hasil, biaya, dan
laba/rugi perusahaan pada suatu periode tertentu.
c. Laporan sumber dan penggunaan dana, disini dimuat sumber dan
pengeluaran perusahaan selama satu periode.
d. Laporan arus kas, disini digambarkan sumber dan penggunaan kas
dalam satu periode.
e. Laporan harga pokok produksi, menggambarkan berapa unsur dan
unsur apa yang diperhitungkan dalam harga pokok produksi suatu
barang.
f. Laporan laba ditahan, menjelaskan posisi laba ditahan yang tidak
dibagikan kepada pemilik saham.
g. Laporan perubahan modal, menjelaskan perubahan posisi modal baik
saham dalam perusahaan perseroan