Keberhasilan Sistem Informasi


Proses implementasi suatu sistem informasi diharapkan dapat berjalan secara efektif, hal
inilah yang kemudian menandakan bahwa pengembangan implementasi sistem informasi
tersebut menjadi sukses. Menurut Laudon dan Laudon (2000) dalam Radityo dan Zulaikha
(2007), menggambarkan kesuksesan sistem merupakan hal yang sulit. Penggunaan analisis
biaya-manfaat tidak dapat dilakukan secara sempurna karena tidak semua manfaat bisa
dikuantifikasi. Radityo dan Zulaikha (2007) berpendapat, banyak penelitian (Ives dkk., 1983;
Bailey dan Pearson, 1983; Doll dan Torkzadeh, 1988; Seddon dan Yiew, 1992; Mahmood dkk.
2000; Doll dkk. 2004; Livari, 2004; Landrum dan Prybutok, 2004), kesuksesan sistem
informasi diproksikan oleh kepuasan pengguna (user satisfaction).
Namun, penggunaan kepuasan pengguna sebagai proksi ini mendapat kritik dari Markus
dan Keil (1994) dalam Radityo dan Zulaikha (2007). Mereka dengan kritis mengungkapkan
kepuasan tidak akan bermakna banyak ketika sistem itu tidak menyebabkan peningkatan
kinerja individu dan organisasi (Radityo dan Zulaikha, 2007).