Motivasi


Motivasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang
tinggi untuk tujuan organisasi yang dikondisikan oleh kemampuan upaya itu
dalam memenuhi beberapa kebutuhan individu (Robbins, 2018). Pada
dasarnya perusahaan bukan saja mengharapkan karyawan yang mampu,
cakap dan terampil, tetapi yang terpenting karyawan mau bekerja giat dan
berkeinginan untuk mencapai hasil kerja yang optimal (Hasibuan, 2013).
Dalam pengertian umum, motivasi dikatakan sebagai kebutuhan yang
mendorong perbuatan kearah suatu tujuan tertentu. Motivasi kerja adalah
suatu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja. Kuat dan lemahnya
motivasi kerja karyawan ikut menentukan besar kecilnya prestasinya.
Motivasi kerja adalah seperangkat kekuatan baik yang berasal dari
dalam diri maupun dari luar diri seseorang yang mendorong untuk memulai
berperilaku kerja, sesuai dengan format, arah, intensitas dan jangka waktu
tertentu (Pinder, 2013). Motivasi kerja merupakan kekuatan di dalam diri
yang dapat membangkitkan, mengarahkan dan mempengaruhi seseorang
untuk memiliki intensitas dan ketekunan perilaku sukarela dalam melakukan
suatu pekerjaan (Uno, 2012). Motivasi kerja adalah sekumpulan kekuatan
ataupun energi baik dari dalam maupun luar perkerjaan, dimulai dari usaha
yang berkaitan dengan pekerjaan, mempertimbangkan arah, intensitas dan
ketekunannnya (Riadi, 2020). Motivasi kerja merupakan suatu kerelaan
individu untuk berupaya semaksimal mungkin dalam rangka pencapaian
tujuan organisasi yang dipengaruhi oleh kemampuan usaha untuk
memuaskan beberapa kebutuhan individu sehingga secara tidak langsung
juga mempengaruhi performa kinerja individu yang berdampak kepada
perusahaan (Robbins and Judge, 2013).
Aspek motivasi kerja karyawan menurut Sutanto dibagi menjadi tiga
yaitu Motivasi kerja merupakan suatu dorongan secara psikologis kepada
seseorang yang menentukan arah dari perilaku dalam organisasi (direction
of behaviour), tingkat usaha (level of effort) dan tingkat kegigihan atau
ketahanan di dalam menghadapi suatu halangan atau masalah (level of
persistence) (Agusta, 2013). Motivasi kerja adalah penggerak atau
pendorong dalam diri seseorang untuk mau berperilaku dan bekerja dengan
giat dan baik sesuai dengan tugas dan kewajiban yang di telah diberikan
(Muchlisin, 2020). Selain itu motivasi kerja adalah proses psikologis yang
membangkitan, mengarahkan dan ketekunan dalam melakukan tindakan
secara sukarela yang diarahkan pada pencapaian tujuan (Wibowo, 2014).
Terdapat tiga jenis motivasi kerja, yaitu:
a) Materil intensif adalah alat motivasi yang diberikan itu berupa
uang atau barang yang memiliki nilai pasar, jadi memberikan
kebutuhan ekonomis. Sebagai contoh kendaraan rumah dan lain
sebagainya.
b) Non materil intensif adalah alat motivasi yang diberikan berupa
barang atau benda yang tidak bernilai, hanya memberikan
kepuasan rohani saja sebagai contoh medali, piagam, bintang
jasa dan lain sebagainya.
c) Kombinasi dari materiil dan non materiil intensif adalah alat
motivasi yang diberikan itu berupa materil (uang atau barang)
dan non materiil (medali dan piagam) jadi memenuhi kebutuhan
ekonomis dan kepuasan rohani (Wibiasuri, 2014)