Teori portofolio diperkenalkan oleh Harry M.Markowitz pada tahun 1952.
Teori ini dilatarbelakangi oleh keinginan investor yang ingin meminimalkan risiko
investasinya. Teori portofolio menghendaki agar menanam saham dibeberapa
tempat dengan komposisi yang berbeda untuk menghindari kerugian (diversifikasi
portofolio). Teori portofolio membahas bagaimana cara membentuk portofolio
yang dapat memberi keuntungan optimal dari sekian banyak asset yan harus dipilih
pada tingkat risiko yang bersedia ditanggung.
Diversifikasi Markowitz menggambarkan varians dari return portofolio
pada saham tidak hanya bergantung pada seberapa besar tingkat risiko asset
individual pada portofolio, akan tetapi cenderung kepada hubungan risiko tersebut
terhadap sahamnya (Maf”ula, 2018).
