Ketidakpuasan pekerja dapat ditunjukkan dalam sejumlah cara yang akan
ditunjukkan oleh seorang pekerja. Menurut Robbins (2017:118), berikut adalah cara
yang biasanya ditunjukan oleh pekerja di saat munculnya ketidakpuasan kerja:
- Keluar (Exit)
Kebanyakan orang cenderung sangat bosan dan hampir tidak puas melakukan
pekerjaan yang berulang-ulang. Menurut teori dua faktor, orang sangat senang
dengan pekerjaan yang menjamin kesuksesan dan memberi mereka kebebasan
untuk mngontrol cara melakukan sesuatu. - Suara (Voice)
Ketidakpuasan diwujudkan melaui upaya proaktif dan konstruktif untuk
memperbaiki situasi, seperti sara perbaikan, diskusi masalah dengan
supervisor, dan berbagai bentuk kegiatan serikat. - Kesetiaan (Loyalty)
Ketidakpuasan bersifat pasif dan optimis dengan menunggu situasi membaik,
seperti berbicara dengan organisasi dalam menghadapi kritik eksternal atau
percaya bahwa organisasi dan manajemen melakukan hal yang benar. - Mengabaikan (Neglect)
Ketidakpuasan ditunjukkan dengan memperburuk kondisi secara pasif, seperti
kemungkinan penudaan kronis, pengurangan usaha, dan peningkatan
toleransi.
