Hubungan Disiplin Kerja dengan Efektivitas Kerja Pegawai


Masalah disiplin kerja harus lebih diperhatikan karena adanya
kecenderungan manusia berbuat kesalahan dengan unsur kesengajaan, disamping
itu ada juga kecenderungan disertai unsur ketidaksengajaan yang bermotif untuk
mencarai keuntungan pribadi dengan melakukan pelanggaran atau penyimpangan.
Setiap orang yang melakukan pelanggaran didasarkan atas kebutuhan fisik dan
berkembang ke arah kebiasaan yang kini sudah membudaya.
Untuk mencapai suatu keberhasilan dalam organisasi maka diperlukan
adanya sikap patuh atau disiplin yang ditunjukan oleh setiap pegawai sehingga
segala kegiatan dapat terarah. Penegakan kedisiplinan dilaksanakan oleh pimpinan
dalam suatu organisasi. Dalam setiap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh
pegawai, diperlukan seorang pemimpin yang tegas, sehingga dalam
pelaksanaannya pegawai itu dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan berpedoman kepada
aturan yang ada sehingga hasil kerjanya pun akan maksimal. Hal ini ditujukan
untuk meningkatkan efektivitas kerja yang maksimal sehingga semua hal yang
menjadi tujuan organisasi dapat diwujudkan.
Peneliti menyatakan ada keterkaitan antara disiplin kerja dengan
efektivitas kerja yang didapat melalui pengertian dari keduanya yang saling
berkaitan yakni sebagai berikut:
Hasibuan (2013:194) memberikan pendapatnya mengenai kedisiplinan
yakni sebagai berikut:
Kedisiplinan adalah kesadaran dan kesedian seseorang menaati
semua peraturan perusahaan dan norma-norma social yang
berlaku. Disiplin yang baik mencerminkan besarnya tanggung
jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadnya.
Hal ini akan mendorong gairah kerja, semangat kerja, dan
terwujudnya tujuan organisasi.
Siagian (1997:151), mengemukakan efektivitas kerja sebagai berikut :
Efektivitas Kerja adalah penyelesaian pekerjaan tepat pada waktu
yang telah ditetapkan, artinya apakah pelaksanaan suatu tugas
dinilai baik atau tidak sangat bergantung pada bilamana tugas itu
diselesaikan, dan tidak terutama menjawab pertanyaan
bagaimana cara melaksanakanya dan berapa biaya yang
dikeluarkan untuk itu.