Pengertian Motivasi

berasal dari kata latin “Movere” yang berarti “dorongan atau
daya penggerak. Sehingga motivasi adalah suatu perangsang keinginan atau daya
penggerak sesorang dalam bekerja, setiap seseorang yang termotivasi memiliki
tujuan tertentu yang ingin dicapai (Yusuf dan Arif, 2015). Menurut Robbins dan
Judge (2017), motivasi adalah upaya yang dikerahkan individu untuk mencapai
setiap tujuan dalam hidupnya, dalam ranah organisasi motivasi adalah perilaku
individu yang bekerja dengan segala upayanya dikarenakan faktor tertentu untuk
mencapai tujuan organisasi. Sedangkan menurut Luthans (2011), motivasi adalah
proses sebagai langkah awal sesorang untuk melakukan tindakan akibat
kekurangan secara fisik dan psikis, yaitu suatu dorongan yang ditujukan untuk
memenuhi tujuan tertentu. Setiap karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan
harus memiliki motivasi dalam bekerja demi meningkatnya kinerja dari organisasi
tersebut.
Motivasi ekstrinsik menurut Fahmi (2016) adalah motivasi yang muncul
dari luar diri seorang, kemudian mendorong orang tersebut untuk membangun dan
menumbuhkan semangat motivasi dalam diri orang tersebut untuk mengubah
seluruh sikap yang dimilikinya kearah yang lebih baik. Motivasi intrinsik menurut
Suwatno (2011) adalah hal yang menjadi aktif atau munculnya dorongan tersebut
tidak dipengaruhi dari faktor luar, karena pada dasarnya setiap individu telah
memiliki dorongan untuk melakukan sesuatu. Sedangkan menurut Luthans (2011)
motivasi intrinsik adalah motivasi yang muncul dan tumbuh serta berkembang
dalam diri orang tersebut, yang kemudian mendorong untuk melakukan sesuatu
yang bernilai dan berarti. Menurut teori dua faktor Herzberg dalam Hasibuan
(2007) menyatakan bahwa motivasi terdiri dari dua faktor yaitu Maintenance
factor (faktor pemeliharaan) dan Motivation factor (faktor motivasi).
1) Maintenance factor (faktor pemeliharaan)
Faktor pemeliharaan adalah faktor yang berhubungan dengan hakikat
manusia yang berhubungan dengan hakikat manusia yang ingin ketentraman
badaniah. Menurut Herzberg kebutuhan kesehatan ini merupakan kebutuhan
yang berlangsung secara terus menerus.
Faktor pemeliharaan ini meliputi hal-hal berupa gaji, kondisi fisik
pekerjaan, kepastian pekerjaan, rumah dinas, dan tunjangan lainnya. Sehingga
faktor pemeliharaan ini dapat disebut pula sebagai faktor eksternal yang
memicu sesorang untuk melakukan suatu pekerjaan berdasarkan rangsangan
dari luar.
2) Motivation factor (faktor motivasi)
Faktor motivasi adalah faktor yang menyangkut kebutuhan psikologis
seseorang yaitu perasaan sempurna dalam melakukan pekerjaan. Faktor
motivasi ini berhubungan dengan penghargaan terhadap pribadi yang secara
langsung berkaitan dengan pekerjaannya, seperti kursi yang empuk, fasilitas
pekerjaan yang memadai dll. Faktor ini dapat pula dikatakan sebagai faktor
internal yang memicu seseorang untuk melakukan pekerjaan dengan sebaik
mungkin.