Kinerja merupakan istilah yang tenar di dalam manajemen, yang mana
istilah kinerja diartikan sebagai istilah hasil kerja, prestasi kerja dan performance. Salah satu hal yang dapat dijadikan parameter tentang kualitas sumber daya
manusia adalah tingkat kinerja yang ada pada sumber daya manusia tersebut.
Anwar P. Mangkunegara (2007:67) Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil
kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam
melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya.
Mangkunegara (2011) Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan
kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya
sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Hasibuan (2006:94) Kinerja merupakan perilaku nyata yang ditampilkan
setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh pegawai sesuai dengan
perannya dalam instansi. Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai seseorang
dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya berdasarkan atas
kecakapan, pengalaman, kesungguhan serta waktu.
Hasibuan (2012) mengemukakan kinerja adalah suatu hasil kerja yang
dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya
yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu.
Sinambela (2012) mengemukakan bahwa kinerja adalah pelaksanaan suatu
pekerjaan dan penyempurnaan pekerjaan tersebut sesuai dengan tanggung
jawabnya sehingga dapat mencapai hasil sesuai dengan apa yang diharapkan.
Bangun (2012) mengemukakan bahwa kinerja (performance) adalah hasil
pekerjaan yang dicapai seseorang berdasarkan persyaratan-persyaratan pekerjaan
(job requirement).
Simamora (dalam Suprayitno dan Sukir, 2007) menyatakan bahwa kinerja
adalah tingkat hasil kerja karyawan dalam mencapai persyaratan-persyaratan
pekerjaan yang diberikan. Kinerja pekerja sangat penting karena hanya dengan
kinerja yang baik perusahaan akan berkembang. Tidak pernah ada cerita jika kinerja
pekerja buruk maka kinerja perusahaan menjadi baik. Jika itu yang terjadi, maka
hal tersebut hanyalah keberuntungan perusahaan dan hal seperti ini tidak dapat
berlangsung secara terusmenerus. Artinya, kinerja pekerja tetap menjadi hal yang
paling penting.
Menurut Bachrun (2012), “Kinerja adalah hasil kerja dari pekerja
bagaimana seorang pekerja telah bekerja dan selanjutnya hasil kerja yang diperoleh
dibandingkan dengan target yang telah ditentukan sebelumnya”.
Kinerja menjadi landasan yang sesungguhnya bagi organisasi karena tanpa
adanya kinerja maka tujuan yang dimiliki oleh organisasi tidak dapat dicapai.
Karyawan yang memiliki kinerja yang baik akan mampu menyelesaikan
permasalah dan tugas-tugas yang dibebankan oleh organisasi. Kinerja menjadi
gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam
mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang tertuang dalam strategi
perencanaan suatu organisasi. Karenanya kinerja karyawan merupakan hal yang
patut mendapat perhatian penting dari pihak perusahaan. Kinerja dari sumber daya
manusia yang baik, mampu berkontribusi untuk kinerja dan kemajuan perusahaan
tersebut.
