Kaswan & Akhyadi (2015) perilaku komitmen organisasi adalah
sebagai berikut :
1) Usaha Aktif
Melakukan usaha aktif agar selaras dengan berpakaian dengan
tepat, dan menghargai norma-norma organisasi.
2) Menjadi Model “Organizational Citizenship Behaviors.”
Menunjukkan loyalitas, kemauan, membantu kolega
menyelesaikan tugasnya, menghargai mereka yang memiliki otoritas.
3) Kesadaran terhadap Tujuan
Memahami dan secara aktif mendukung misi dan sasaran
organisasi, mengaitkan tindakan dan prioritas nyauntuk memenuhi
kebutuhan organisasi, memahami kebutuhan untuk kerjasama untuk
mencapai tujuan organisasi yang lebih besar.
4) Melakukan Pengorbanan Personal atau Professional
Mendahulukan kebutuhan organisasi di atas kebutuhan sendiri,
melakukan pengorbanan pribadi untuk memenuhi kebutuhan organisasi di
atas identitas dan prefensi professional dan kepentingan keluarga.
5) Membuat Keputusan yang Tidak Populer
Keputusan yang menguntungkan organisasi meskipun mereka
tidak popular, atau kontroversial.
6) Mengorbankan Kebaikan Unit Sendiri Untuk Organisasi
Mengorbankan kepentingan jangka pendek departemennya sendiri
untuk kebaikan jangka panjang organisasi, meminta orang lain
melakukan pengorbanan untuk memenuhi kebutuhan oranisasi yang lebih
besar.
Kaswan & Akhyadi (2015) menyatakan bahwa komitmen terhadap
organisasi mencakup tiga sikap yaitu:
1) Perasaan mengidentifikasi diri dengan tujuan organisasi.
2) Perasaan terlibat dalam tugas-tugas organisasi.
3) Perasaan loyal terhadap organisasi.
Adapun pengertian ketiga sikap di atas dapat dijelaskan sebagai
berikut:
1) Identifikasi Organisasi Konsep identifikasi organisasi (IO) telah diajukan
sebagai cara untuk menangani aspek-aspek organisasi yang sangat
mendasar danberkaitan dengan emosi. IO memiliki akar dalam teori
identitas sosial. Teori ini terdiri atas tiga proposisi: (1) Orang menghargai
dan mencari penghargaan diri, (2) keanggotaan kelompok memainkan
peran dalam konsep diri seseorang, dan (3) individu berusaha
mempertahankan identitas sosialnya yang positif dengan membuat
perbedaan yang menyenangkan di antara kelompok sosialnya
sendiridengan kelompok sosial orang lain.
2) Keterlibatan Sikap lain dari komitmen adalah keterlibatan kerja, yang
mengukurtingkat identifikasi psikologis orang terhadap pekerjaannya dan
menganggap tingkat kinerjanya penting bagi harga dirinya. Pegawai
dengan tingkat keterlibatan kerja yang tinggi secara kuat melakukan
identifikasi dan peduli terhadap jenis pekerjaan yang dilakukannya.
3) Loyalitas berarti rencana pegawai bertahan dengan perusahaan/organisasi
saat ini selama lebih dari dua tahun dan bersedia melindungi dan
menyelamatkan muka untuk orang/pegawai lain. Loyalitas merupakan
salah satu dimensi utama yang merupakan konsep kepercayaan. Loyalitas
mungkin dipengaruhi oleh bebera palsu, seperti tunjangan dan gaji/upah,
lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan pelanggan
