Menurut Kutanggas (2012) Faktor yang mempengaruhi kompetensi adalah
sebagai berikut :
a. Keyakinan dan nilai-nilai
Keyakinan orang tentang dirinya maupun kepada orang lain akan sangat
mempengaruhi perilaku. Jika seseorang memiliki kepercayaan bahwa mereka
tidak kreatif dan inovatif. Maka, tidak akan berusaha berpikir untuk melakukan
tindakan yang akan menjadi sebuah ide yang inovatif dan kreatif.Oleh karena irtu,
setiap individu berpikir positif baik tentang dirinya maupun terhadap orang lain
dan menunjukkan ciri yang berpikir ke depan.
b. Keterampilan
Keterampilan membahasa peranan pada kompetensi. Berbicara di depan
umum merupakan keterampilan yang dapat dipelajari, dipraktekkan, dan
diperbaiki. Keterampilan menulis, individu akan meningkat kecakapannya dalam
kompetensi tentang perhatian terhadap komunikasi. Mengembangkan
keterampilan secara dalam dapat berdampak baik pada budaya organisasi dan
kompetensi individual.
c. Pengalaman
Keahlian dari banyak kompetensi memerlukan pengalaman
mengorganisasikan orang, komunikasi di hadapan kelompok, menyelesaikan
masalah, dan sebagainnya. Orang yang tidak pernah berhubungan dengan
organisasi besar dan kompleks tidak mungkin mengembangkan kecerdaasan
organisaional untuk memahami perubahan kekuasaan yang dapat berpengaruh
dalam lingkungan.
d. Karakteristik kepribadian
Kepribadian memiliki banyak faktor diantaranya adalah tidak mudah untuk
berubah. Akan tetapi, kepribadian bukannya sesuatu yang tidak dapat berubah.
Kepribadian sesorang dapat berubah sepanjang waktu. Orang merespon dan
berinteraksi dengan kekuatan dan lingkungan sekitarnya. Kepribadian dapat
mempengaruhi keahlian atasan dan bawahan dalam sejumlah kompetensi
termasuk dalam penyelesaian konflik, menunjukkan kepedulian interpersonal,
kemampuan bekerja dalam tim, memberikan pengaruh dan dapat membangun
hubungan yang baik.
e. Motivasi
Motivasi merupakan faktor dalam kompetensi yang dapat berubah. Dengan
memberikan doronga dan apresiasi terhadap pekerjaan bawahan. Motivasi dapat
berupa pengakuan dan perhatian individual dari atasan memiliki pengaruh positif
terhadap motivasi bawahan dalam menyelesaikan pekerjaan. Jika seorang manajer
dapat mendorong motivasi pribadi seorang pekerja yang diselaraskan dengan
kebutuhan bisnis, maka akan meningkatan kinerja.Kompetensi menyebabkan
orientasi pada hasil, kemampuan mempengaruhi orang lain, meningkatkan
inisiatif. Peningkatan kompetensi akan menigkatkan kinerja bawahan dan
kontribusinya pada organisasi akan meningkat.
f. Isu emosional
Hambatan emosional dapat membatasi penguasaan kompetensi. Dampak
rasa takut membuat kesalahan, malu, merasa tidak disukai atau tidak menjadi
bagian, semuanya cendrung membatasi motivasi dan inisiatif. Kewenangan dapat
mempengaruhi kemampuan komunikasi dan meyelesaikan konflik dengan
manajer.
g. Kemampuan intelektual
Kompetensi bergantung pada pemikiran kognitif seperti pemikiran
konseptual dan pemikiran analitis. Dalam hal ini pengalaman dapat meningkatkan
kecakapan dalam kompetensi.
h. Budaya organisasi
Budaya organisasi adalah suatu kepercayaan dan sikap bersama yang
berkembang dalam suatu organisasi dan membimbing perilaku para anggotanya
