Menurut Mangkunegara (2013, p.77) tujuan pengembangan karir adalah
sebagai berikut:
- Membantu dalam pencapaian tujuan individu dan perusahaan
Pengembangan karier membantu pencapaian tujuan perusahaan dan
tujuan individu. - Menunjukan hubungan kesejahteraan pegawai
Perusahaan merencanakan karier pegawai dengan meningkatkan
pegawai agar pegawai lebih tinggi loyalitasnya. - Membantu pegawai menyadari kemampuan potensi mereka
Pengembangan karier membantu menyadarkan pegawaianya akan
untuk menduduki suatu jabatan tertentu sesuai dengan potensi dan
keahlianya. - Memperkuat hubungan antara pegawai dan perusahaan
Pengembangan karier akan memperkuat hubungan dan sikap
pegawainya terhadap perusahaannya. - Membuktikan tanggung jawab sosial
Pengembangan karier suatu cara menciptakan iklim-iklim kerja
yang positif dan pegawai-pegawai menjadi lebih bermental sehat. - Membantu memperkuat pelaksanaan program-program perusahaan
Pengembangan karier membantu program-program perusahaan
lainnya agar tujuan perusahaan tercapai. - Mengurangi turnover dan biaya kepegawaian
Pengembangan karier dapat menjadikan turnover rendah dan begitu
pula biaya kepegawaian menjadi lebih efektif. - Mengurangi keusangan profesi dan manajerial
Pengembangan karier dapat menghindarkan dari keusangan dan
kebosanan profesi dan manajerial. - Menggiatkan analisis dari keseluruhan pegawai
Perencanaan karier dimaksudkan mengintegrasikan perencanaan
kerja dan kepegawaian. - Menggiatkan suatu pemikiran jarak waktu yang panjang
Pengembangan karier berhubungan dengan jarak waktu yang
panjang. Hal ini karena penempatan suatu posisi jabatan
memerlukan persyaratan dan kualifikasi yang sesuai dengan
porsinya.
