Tujuan Pengembangan Karir


Menurut Mangkunegara (2013, p.77) tujuan pengembangan karir adalah
sebagai berikut:

  1. Membantu dalam pencapaian tujuan individu dan perusahaan
    Pengembangan karier membantu pencapaian tujuan perusahaan dan
    tujuan individu.
  2. Menunjukan hubungan kesejahteraan pegawai
    Perusahaan merencanakan karier pegawai dengan meningkatkan
    pegawai agar pegawai lebih tinggi loyalitasnya.
  3. Membantu pegawai menyadari kemampuan potensi mereka
    Pengembangan karier membantu menyadarkan pegawaianya akan
    untuk menduduki suatu jabatan tertentu sesuai dengan potensi dan
    keahlianya.
  4. Memperkuat hubungan antara pegawai dan perusahaan
    Pengembangan karier akan memperkuat hubungan dan sikap
    pegawainya terhadap perusahaannya.
  5. Membuktikan tanggung jawab sosial
    Pengembangan karier suatu cara menciptakan iklim-iklim kerja
    yang positif dan pegawai-pegawai menjadi lebih bermental sehat.
  6. Membantu memperkuat pelaksanaan program-program perusahaan
    Pengembangan karier membantu program-program perusahaan
    lainnya agar tujuan perusahaan tercapai.
  7. Mengurangi turnover dan biaya kepegawaian
    Pengembangan karier dapat menjadikan turnover rendah dan begitu
    pula biaya kepegawaian menjadi lebih efektif.
  8. Mengurangi keusangan profesi dan manajerial
    Pengembangan karier dapat menghindarkan dari keusangan dan
    kebosanan profesi dan manajerial.
  9. Menggiatkan analisis dari keseluruhan pegawai
    Perencanaan karier dimaksudkan mengintegrasikan perencanaan
    kerja dan kepegawaian.
  10. Menggiatkan suatu pemikiran jarak waktu yang panjang
    Pengembangan karier berhubungan dengan jarak waktu yang
    panjang. Hal ini karena penempatan suatu posisi jabatan
    memerlukan persyaratan dan kualifikasi yang sesuai dengan
    porsinya.