Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen Sumber Daya Manusia adalah ilmu dan seni yang
mengatur unsur manusia (cipta, rasa, dan karsa) sebagai aset suatu
organisasi demi terwujudnya tujuan organisasi dengan cara memperoleh,
mengembangkan, dan memelihara tena ga kerja secara efektif dan efisien
(Arep dan Tanjung, 2003).
Manejemen adalah satu aktivitas yang sudah dipraktekkan sejak
manusia hidup (Baldry dan Amaratunga, 2002). Manajemen sumber daya
manusia (MSDM) merupakan salah satu bidang dari manajemen umum
yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan
pengendalian. Proses ini terdapat dalam fungsi/bidang produksi,
pemasaran, keuangan, maupun kepegawaian. Karena sumber daya
manusia (SDM) dianggap semakin penting perannya dalam pencapaian
tujuan perusahaan, maka berbagai pengalaman dan hasil penelitian dalam
bidang SDM dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang disebut
manajemen sumber daya manusia. Istilah “manajemen” mempunyai arti
sebagai kumpulan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya memanage
(mengelola) sumber daya manusia.
Dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan, permasalahan yang
dihadapi manajemen bukan hanya terdapat pada bahan mentah, alat-alat
8
kerja, mesin-mesin produksi, uang dan lingkungan kerja saja, tetapi juga
menyangkut karyawan (sumber daya manusia) yang mengelola faktor-
faktor produksi lainnya tersebut. Namun, perlu diingat bahwa sumber daya
manusia sendiri sebagai faktor produksi, seperti halnya faktor produksi
lainnya, merupakan masukan (input) yang diolah oleh perusahaan dan
menghasilkan keluaran (output). Karyawan baru yang belum mempunyai
keterampilan dan keahlian dilatih, sehingga menjadi karyawan yang
terampil dan ahli. Apabila dia dilatih lebih lanjut serta diberikan
pengalaman dan motivasi, dia akan menjadi karyawan yang matang.
Pengelolaan sumber daya manusia inilah yang disebut manajemen SDM.
Makin besar perusahaan, makin banyak karyawan yang bekerja di
dalamnya, sehingga besar kemungkinan timbulnya permasalahan di
dalamnya, dan permasalahan manusianya. Banyak permasalahan
manusiawi ini tergantung pada kemajemukan masyarakat di mana
karyawan itu berasal. Makin maju suatu masyarakat, makin banyak
permasalahan. Makin tinggi kesadaran karyawan akan hak-haknya, makin
banyak permasalahan yang muncul. Makin beragam nilai yang dianut para
karyawannya, makin banyak konflik yang berkembang.
Penanganan semua persoalan tersebut sangat tergantung pada
tingkat kesadaran manajemen terhadap pentingnya sumber daya manusia
dalam pencapaian tujuan perusahaan. Kita dapat melihat adanya perbedaan
antarperusahaan dalam penyediaan waktu, biaya, dan usaha dalam
pengelolaan SDM.
Perkembangannya kita melihat bahwa sampai dengan akhir abad
ke-20 hampir semua negara di dunia terlibat dengan isu ekonomi,
teknologi dan keamanan, dan sekaligus merupakan masalah yang
dikembangkan di seluruh dunia. Memasuki abad ke-21 atau yang dikenal
juga dengan era globalisasi, sebagai era tanpa batas yang tercermin dengan
adanya kebebasan dalam berusaha, kebebasan dalam berpendapat, dan
dalam bersaing, praktis tidak ada lagi batas antarsatu negara dengan negara
lain. Kebebasan berusaha sudah menjadi tuntutan semua masyarakat di
seluruh dunia. Keberadaan manajemen SDM sangat penting bagi
perusahaan dalam mengelola, mengatur, mengurus, dan menggunakan
SDM sehingga dapat berfungsi secara produktif, efektif, dan efisien untuk
mencapai tujuan perusahaan.
Manajemen sebagai ilmju dan seni mengatur proses
pendayagunaan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya secara
efisien, efektif, dan produktif merupakan hal yang paling penting untuk
mencapai tujuan tertentu. Selain itu manajemen juga untuk mencapai suatu
tujuan melalui kegiatan orang lain, artinya tujuan dapat dicapai bila
dilakukan oleh satu orang atau lebih. Dalam manajemen sumber daya
manusia, karyawan adalah kekayaan (asset) utama perusahaan, sehingga
harus dipelihara dengan baik. Manajemen SDM menggunakan pendekatan
modern dan kajiannya secara makro. Faktor yang menjadi perhatian dalam
manajemen SDM adalah manusianya itu sendiri. Saat ini sangat disadari
bahwa SDM merupakan masalah perusahaan yang paling penting, karena
dengan SDM menyebabkan sumber daya yang lain dalam perusahaan
dapat berfungsi/dijalankan. Di samping itu SDM dapat menciptakan
efisiensi, efektivitas dan produktivitas perusahaan. Melalui SDM yang
efektif mengharuskan manajer atau pimpinan dapat menemukan cara
terbaik, dalam mendayagunakan orang-orang yang ada dalam lingkungan
perusahaannya agar tujuan-tujuan yang diinginkan dapat tercapai