Menurut Wibowo (2017:86) adapun indikator kinerja sebagai berikut:
- Tujuan
Tujuan merupakan keadaan yang berada yang secara aktif dicari oleh seorang
individu atau organisasi untuk dicapai. Pengertian tersebut mengandung
makna bahwa tujuan bukanlah merupakan persyaratan, juga bukan
merupakan sebuah keinginan.
Tujuan merupakan suatu keadaan yang lebih baik yang ingin dicapai di masa
yang akan datang. Dengan demikian, tujuan menunjukan arah kemana kinerja
harus dilakukan. Atas dasar arah tersebut,dilakukan kinerja untuk mencapai
tujuan. Untuk mencapai tujuan, diperlukan kinerja individu, kelompok, dan
organisasi. Kinerja individu maupun organisasiberhasil apabila dapat
mencapai tujuan yang diinginkan - Standar
Standar mempunyai arti penting karena memberitahukan kapan suatu tujuan
dapat diselesaikan. Standar merupakan suatu ukuran apakah tujuan yang
diinginkan dapat dicapai. Tanpa standar, tidak dapat diketahui kapan suatu
tujuan tercapai.
Standar menjawab pertanyaan tentang kapan kita tahu bahwa kita sukses atau
gagal. Kinerja seseorang dikatakan berhasil apabila mampu mencapai standar
yang ditentukan atau disepakati bersama antara atasan dan bawahan. - Umpan Balik
Antara tujuan, standar dan umpan balik bersifat saling terkait. Umpan balik
melaporkan kemajuan, baik kualitas maupun kuantitas, dalam mencapai
tujuan yang didefinisikan oleh standar. Umpan balik terutama penting ketika
kita mempertimbangkan “real goals” atau tujuan sebenarnya. Tujuan yang
dapat diterima oleh pekerjaan adalah tujuan yang bermakna dan berharga.
Umpan balik merupakan masukan yang dipergunakan untuk mengukur
kemajuan kinerja, standar kinerja, dan pencapaian tujuan. Dengan umpan
balik dilakukan evaluasi terhadap kinerja dan sebagai hasil dapat dilakukan
perbaikan kinerja. - Alat atau Sarana
Alat atau sarana merupakan sumber daya yang dapat dipergunakan untuk
membantu menyelesaikan tujuan dengan sukses. Alat atau sarana merupakan
faktor penunjang untuk mencapai tujuan. Tanpa alat atau sarana, tugas
pekerjaan spesifik tidak dapat dilakukan dan tujuan tidak dapat diselesaikan
sebagaimana seharusnya. Tanpa alat tidak mungkin dapat melakukan
pekerjaan. - Kompetensi
Kompetensi merupakan persyaratan utama ddalam kinerja. Kompetensi
merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseoang untuk menjalankan
pekerjaan yang diberikan kepadanya dengan baik. Orang harus melakukan
lebih dari sekedar belajar tentang sesuatu, orang harus dapat melakukan
pekerjaannya dengan baik. Kompetensi memungkinkan seseorang
mewujudkan tugas yang berkaitan dengan pekerjaan yang diperlukan untuk
mencapai tujuan. - Motif
Motif merupakan alasan atau pendorong bagi seseorang untuk melakukan
sesuatu. Manajer memfasilitasi motivasi kepada karyawan dengan insentif
berupa uang, memberikan pengakuan, menetapkan tujuan menantang,
menetapkan standar terjangkau, meminta umpan balik, memberikan
kebebasan melakukan pekerjaan termasuk waktu melakukan pekerjaan,
menyediakan sumber daya yang diperlukan dan menghapuskan tindakan yang
mengakibatkan disintensif. - Peluang
Pekerja perlu mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan prestasi
kerjanya. Terdapat dua faktor yang menyumbangkan pada adanya
kekurangan kesempatan untuk berprestasi, yaitu ketersediaan waktu dan
kemampuan untuk memenuhi syarat. Tujuan mendapatkan prioritas lebih
tinggi, mendapat perhatian lebih banyak,dan mengambil waktu yang tersedia.
