Indikator Kinerja


Menurut Wibowo (2017:86) adapun indikator kinerja sebagai berikut:

  1. Tujuan
    Tujuan merupakan keadaan yang berada yang secara aktif dicari oleh seorang
    individu atau organisasi untuk dicapai. Pengertian tersebut mengandung
    makna bahwa tujuan bukanlah merupakan persyaratan, juga bukan
    merupakan sebuah keinginan.
    Tujuan merupakan suatu keadaan yang lebih baik yang ingin dicapai di masa
    yang akan datang. Dengan demikian, tujuan menunjukan arah kemana kinerja
    harus dilakukan. Atas dasar arah tersebut,dilakukan kinerja untuk mencapai
    tujuan. Untuk mencapai tujuan, diperlukan kinerja individu, kelompok, dan
    organisasi. Kinerja individu maupun organisasiberhasil apabila dapat
    mencapai tujuan yang diinginkan
  2. Standar
    Standar mempunyai arti penting karena memberitahukan kapan suatu tujuan
    dapat diselesaikan. Standar merupakan suatu ukuran apakah tujuan yang
    diinginkan dapat dicapai. Tanpa standar, tidak dapat diketahui kapan suatu
    tujuan tercapai.
    Standar menjawab pertanyaan tentang kapan kita tahu bahwa kita sukses atau
    gagal. Kinerja seseorang dikatakan berhasil apabila mampu mencapai standar
    yang ditentukan atau disepakati bersama antara atasan dan bawahan.
  3. Umpan Balik
    Antara tujuan, standar dan umpan balik bersifat saling terkait. Umpan balik
    melaporkan kemajuan, baik kualitas maupun kuantitas, dalam mencapai
    tujuan yang didefinisikan oleh standar. Umpan balik terutama penting ketika
    kita mempertimbangkan “real goals” atau tujuan sebenarnya. Tujuan yang
    dapat diterima oleh pekerjaan adalah tujuan yang bermakna dan berharga.
    Umpan balik merupakan masukan yang dipergunakan untuk mengukur
    kemajuan kinerja, standar kinerja, dan pencapaian tujuan. Dengan umpan
    balik dilakukan evaluasi terhadap kinerja dan sebagai hasil dapat dilakukan
    perbaikan kinerja.
  4. Alat atau Sarana
    Alat atau sarana merupakan sumber daya yang dapat dipergunakan untuk
    membantu menyelesaikan tujuan dengan sukses. Alat atau sarana merupakan
    faktor penunjang untuk mencapai tujuan. Tanpa alat atau sarana, tugas
    pekerjaan spesifik tidak dapat dilakukan dan tujuan tidak dapat diselesaikan
    sebagaimana seharusnya. Tanpa alat tidak mungkin dapat melakukan
    pekerjaan.
  5. Kompetensi
    Kompetensi merupakan persyaratan utama ddalam kinerja. Kompetensi
    merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseoang untuk menjalankan
    pekerjaan yang diberikan kepadanya dengan baik. Orang harus melakukan
    lebih dari sekedar belajar tentang sesuatu, orang harus dapat melakukan
    pekerjaannya dengan baik. Kompetensi memungkinkan seseorang
    mewujudkan tugas yang berkaitan dengan pekerjaan yang diperlukan untuk
    mencapai tujuan.
  6. Motif
    Motif merupakan alasan atau pendorong bagi seseorang untuk melakukan
    sesuatu. Manajer memfasilitasi motivasi kepada karyawan dengan insentif
    berupa uang, memberikan pengakuan, menetapkan tujuan menantang,
    menetapkan standar terjangkau, meminta umpan balik, memberikan
    kebebasan melakukan pekerjaan termasuk waktu melakukan pekerjaan,
    menyediakan sumber daya yang diperlukan dan menghapuskan tindakan yang
    mengakibatkan disintensif.
  7. Peluang
    Pekerja perlu mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan prestasi
    kerjanya. Terdapat dua faktor yang menyumbangkan pada adanya
    kekurangan kesempatan untuk berprestasi, yaitu ketersediaan waktu dan
    kemampuan untuk memenuhi syarat. Tujuan mendapatkan prioritas lebih
    tinggi, mendapat perhatian lebih banyak,dan mengambil waktu yang tersedia.