Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia


Fungsi manajemen sumber daya manusia menurut (Hasibuan, 2020:21) yaitu:

Pengintegrasian
Pengintegrasian (integration) adalah kegiatan untuk mempersatukan
kepentinganperusahaan dan kebutuhan karyawanagar tercipta kerja sama
yang serasi dan saling menguntungkan. Perusahaan memperoleh laba,
karyawan dapat memenuhi kebutuhan dari hasil pekerjaannya.
Pengintegrasian merupakan hal yang penting dan sulit dalam MSDM karena
mempersatukan dua kepentingan yang bertolak belakang.

Perencanaan
Perencanaan (human resources planning) adalah merencanakan
tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan
perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan. Perencanaan dilakukan
untuk menetapkan program kepegawaian. Program kepegawaian meliputi
pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan,
kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan
pemberhentian karyawan.

Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua
karyawan dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi
wewenang, integrase, dan koordinasi dalambagan organisasi(organization
chart). Organisasi hanya merupakan alat untuk mencapai tujuan. Dengan
Organisasi yang baik akan membantu terwujudnya tujuan secara efektif.

Pengarahan dan pengadaan
Pengarahan (directing) adalah kegiatan mengarahkan semua
karyawan, agar mau bekerja sama dan bekerja efektif serta efisien dalam
membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat.
11
Pengarahan dilakukan pimpinan dengan menugaskan bawahan agar
mengerjakan semua tugasnya dengan baik.

Pengendalian
Pengendalian (controlling) adalah kegiatan mengendalikan semua
karyawan agar mentaati peraturan-peraturan perusahaan dan bekerja sesuai
dengan rencana. Apabila terdapat penyimpangan atau kesalahan, diadakan
tindakan perbaikan dan penyempurnaan rencana. Pengendalian karyawan
meliputi kehadiran, kedisplinan, perilaku,kerja sama, dan menjaga situasi
lingkungan pekerjaan.

Pengadaan
Pengadaan (procuremen) adalah proses penarikan, seleksi,
penempatan, orientasi, dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang
sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pengadaan yang baik akan membantu
terwujudnya tujuan.

Pengembangan
Pengembangan (development) adalah peningkatan keterampilan
teknis, teoritis, konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan
pelatihan. Pendidikan dan pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan
kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan.

Kompensasi
Kompensasi (compensation) adalah pemberian balas jasa langsung
(direct) dan tidak langsung (indirect), uang atau barang kepada karyawan
sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan. Prinsip
kompensasi adalah adil dan layak. Adil diartikan sesuai dengan prestasi
kerjanya, layak diartikan dapat memenuhi kebutuhan primernya seta
berpedoman pada batas upah minimum pemerintah dan berdasarkan internal
dan eksternal konsitensi.

  1. Pemeliharaan
    Pemeliharaan (maintenance) adalah kegiatan untuk memelihara atau
    meningkatkan kondisi fisik, mental, dan loyalitas karyawan, agar mereka
    tetap mau bekerja sama sampai pensiun. Pemeliharaan yang baik dilakukan
    dengan program kesejahteraan berdasarkan kebutuhan sebagian besar
    karyawanserta berpedoman kepada internal dan ekternal konsistensi.
  2. Kedisplinan
    Kedisplinan merupakan fungsi manajemen sumber daya manusia
    yang penting dan kunci terwujudnya tujuankarena tanpa adanya kedisplinan
    maka sulit terwujudnya tujuan yang maksimal. Kedisiplinan merupakan
    keinginan dan kesadaran untuk menaati peraturan-peraturan perusahaan dan
    norma-norma sosial.
  3. Pemberhentian
    Pemberhentian (separation) adalah putusnya hubungan kerja
    seorang karyawan dari suatu perusahaan. Pemberhentian ini disebabkan
    oleh keinginan karyawan, keinginan perusahaan, kontrak kerja berakhir,
    pensiun, atau sebab-sebab lainnya. Pelepasan ini diatur oleh Undang-
    undang No. 12 Tahun 1964