Menurut Afandi (2021:75) ada lima faktor yang dapat mempengaruhi
kepuasan kerja yaitu sebagai berikut :
a. Pemenuhan kebutuhan (Need fulfillment)
Kepuasan ditentukan oleh tingkat karakteristik pekerjaan memberikan
kesempatan pada individu untuk memenuhi kebutuhannya.
b. Perbedaan (Discrepancies)
Kepuasan merupakan suatu hasil memenuhi harapan. Pemenuhan harapan
mencerminkan perbedaan antara apa yang diharapkan dan apa yang diperoleh
individu dari pekerjaannya. Bila harapan lebih besar dari pada yang diterima,
orang akan tidak puas. Sebaliknya individu akan puas bila menerima manfaat
diatas harapan.
c. Pencapaian nilai (Value attainment)
Kepuasan merupakan hasil persepsi pekerjaan memberikan penentuan nilai
kerja individual yang penting.
d. Keadilan (Equity)
Kepuasan merupakan fungsi dari seberapa adil individu diperlakukan di
tempat kerja.
e. Budaya Organisasi (Organization Culture)
Dalam sebuah organisasi yang terjalin budaya kerja yang baik dan harmonis
maka pegawai akan merasa puas bekerja dan berupaya dengan baik
