Menurut Ardana, et al., (2012:153) Faktor-faktor yang
mempengaruhi pemberian kompensasi adalah sebagai berikut :
a. Penawaran dan permintaan tenaga kerja
Jika pencari kerja (penawaran) lebih banyak dari pada
lowongan pekerjaan (permintaan) maka kompensasi
relative kecil dan sebaliknya.
b. Kemampuan dan kesediaan perusahaan
Bila kemampuan dan kesediaan perusahaan untuk
membayar semakin baik maka tingkat kompensasi akan
semakin besar dan juga sebaliknya.
c. Produktivitas kerja karyawan
Jika produktivitas kerja karyawan baik dan banyak maka
kompensasi akan semakin besar dan sebaliknya.
d. Pemerintah dengan UU dan keppres
Pemerintah dengan UU dan keppres menetapkan
besarnya batas upah/balas jasa minimum.
e. Biaya hidup atau cost of living
Bila biaya hidup di daerah yang tinggi maka tingkat
kompensasi atau upah semakin besar dan juga
sebaliknya.
f. Posisi jabatan karyawan
Karyawan yang menjabat yang lebih tinggi maka akan
menerima gaji atau kompensasi yang lebih besar dan
juga sebaliknya.
g. Pendidikan dan pengalaman kerja
Jika pendidikan lebih tinggi dan pengalaman kerja yang
lebih lama maka gaji atau balas jasanya akan semakin
besar.
h. Jenis dan sifat pekerjaan
Jika jenis pekerjaan tersebut tergolong sulit dalam
pengerjaannya dan menanggung resiko cukup besar
maka tingkat upah/balas jasa akan semakin besar
