Pelatihan berkaitan dengan keahlian dan kemampuan pegawai untuk
melaksanakan pekerjaan saat ini. Pelatihan memiliki orientasi saat ini dan
membantu pegawai untuk mencapai keahlian dan kemampuan tertentu agar berhasil
dalam melaksanakan pekerjaannya. Pada umumnya setiap organisasi sering terjadi
kesenjangan antara kebutuhan akan promosi tenaga kerja yang diharapkan oleh
organisai dengan kemampuan tenaga kerja dalam merespon kebutuhan, organisasi
perlu melakukan suatu upaya untuk menjembatani kesenjangan ini. Salah satu cara
yang dapat dilakukan perusahaan atau organisasi yaitu dengan pelatihan. Melalui
program pelatihan diharapkan seluruh potensi yang dimiliki dapat ditingkatkan
sesuai dengan kebutuhan dan keinginan perusahaan atau setidaknya mendekati apa
yang diharapkan oleh perusahaan. Oleh sebab itu, pelatihan didefinisikan sebagai
suatu proses pendidikan jangka pendek dengan menggunakan prosedur yang
sistematis dan terorganisir sehingga karyawan operasional belajar pengetahuan
teknik pengerjaan dan keahlian untuk tujuan tertentu, (Hasibuan, 2012) (Marjaya
& Pasaribu, 2019).
Sesungguhnya, pelatihan bukan hanya dikhususkan untuk pegawai yang
baru saja, melainkan juga pegawai lama yang akan dipromosikan ke posisi tertentu.
Menurut Rivai dan Sagala (2009), pelatihan adalah proses yang sistematis
mengubah tingkah laku pegawai untuk mencapai tujuan organisasi, yang berkaitan
dengan keahlian dan kemampuan pegawai untuk melaksanakan pekerjaan saat ini.
Pelatihan memiliki orientasi saat ini dan membantu pegawai untuk mencapai
keahlian dan kemampuan tertentu agar berhasil dalam melaksanakan pekerjaannya.
Sedangkan, Pelatihan menurut Kasmir (2016) merupakan proses untuk membentuk
dan membekali karyawan dengan menambah keahlian, kemampuan, pengetahuan,
dan perilakunya (Pratama & Kudus, 2018). Menurut Mangkunegara, (2012)
pelatihan adalah sebuah proses mengajarkan pengetahuan dan keahlian tertentu
serta sikap agar karyawan semakin terampil dan mampu melaksanakan tanggung
jawab dengan semakin baik, sesuai dengan standar. Penekanan dalam suatu
pelatihan adalah pada tugas yang akan dilaksanakan (job orientation). Disamping
itu, pelatihan pada umumnya menekankan pada kemampuan psikomotor, meskipun
didasari pengetahuan dan sikap. Sehingga dapat disimpulkan dari pendapat para
ahli diatas bahwa pelatihan kerja adalah sebuah proses untuk meningkatkan
kompetensi karyawan dan dapat melatih kemampuan, keterampilan, keahlian dan
pengertahuan karyawan guna melaksanakan pekerjaan secara efektif dan efisien
untuk mencapai tujuan disuatu perusahaan.
