Di setiap instansi / oragnisasi akan menentukan tujuan-tujuan yang akan dicapai dalam
manajemen sumber daya yang tercantum sebagai sumber daya manusia. Tujuan atau target dari
sumber daya manusia biasanya bermacam- macam serta tergantung pada penahapan
pertumbuhan yang terjalin pada suatu organisasi. Menurut Sedarmayanti (2017) bahwa tujuan
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah sebagai berikut:
1.) Memberikan rekomendasi manajemen tentang kebijakan SDM untuk memastikan
organisasi atau perusahaan memiliki staf yang bermotivasi tinggi, berkinerja tinggi, dan
siap menghadapi perubahan
2.) Menjaga dan menerapkan kebijakan dan prosedur SDM untuk mencapai tujuan
organisasi atau perusahaan.
3.) Mengatasi krisis dan situasi sulit dalam hubungan karyawan agar pencapaian tujuan
organisasi tidak terganggu..
4.) Menawarkan cara untuk berkomunikasi antara karyawan dan manajemen organisasi.
5.) Dengan mempertimbangkan aspek SDM, membantu perkembangan arah dan strategi
perusahaan atau organisasi secara keseluruhan.
6.) Memberikan dukungan dan menciptakan lingkungan yang membantu manajer lini
mencapai tujuan mereka..
Pendapat lain dikemukakan oleh Sinambela (2017) menjelaskan bahwa tujuan MSDM
yaitu sasaran MSDM dan aktivitas MSDM yaitu:
Aktivitas Pada Manajemen Sumber Daya Manusia
Untuk mencapai tujuan dan sasaranya , Departemen SDM memberikan dukungan
kepada pemimpin untuk memperoleh, mengembangkan, memanfaatkan,
mengevaluasi, dan mempertahankan jumlah dan menjunjung tinggi kuantitas dan
hak-hak dari para pekerja. Karna para pemimpin memiliki peran yang sangat
penting dalam mengatur organisasi local maupun organisasi global. Maka dari itu
terdapat dua macam aktivitas Manajemen Sumber Daya Manusia yaitu:
a) Aktivitas SDM Penting:
Tindakan yang diambil untuk memberikan dan mempertahankan kinerja kerja yang
baik untuk organisasi adalah aktivitas SDM. Perencanaan SDM biasanya digunakan
untuk memperkirakan kebutuhan sumber daya manusia di masa depan suatu organisasi.
b) Tanggung jawab atas aktivitas SDM
Manajemen sumber daya manusia (HRM) adalah istilah untuk pendayagunaan individu
untuk mencapai tujuan organisasi. Ini berarti manajer di setiap tingkat harus
memperhatikan HRM. Dengan kata lain, setiap manajer dapat mencapai sesuatu
melalui upaya orang lain, yang berarti HRM efektif diperlukan. Orang yang menangani
masalah sumber daya manusia menghadapi banyak masalah, seperti regulasi
pemerintah dan angkatan kerja yang berubah secara teratu
Sasaran Manajemen Sumber Daya Manusia
Dalam sasaran ini terdapat empat target umum yang harus dicapai dan tantangan
yang harus dihadapi sehingga terbentuk kerangka masalah yang sering ditemui
dalam sebuah organisasi.
a) Sasaran Organisasi
Sasaran ini mengenali Manajemen SDM dalam rangka memberikan
kontribusi atas efektivitas organisasi. Departemen SDM diciptakan untuk
membantu para manajer dalam mencapai sasaran organisasi dan untuk
membantu pimpinan yang menyangkut masalah SDM organisasi. Sasaran
organisasi meliputi : perencanaan seleksi SDM, pelatihan, pengembangan,
pengangkatan, penempatan, penilaian, dan hubungan pekerja.
b) Sasaran Fungsional
Sasaran ini untuk mempertahankan kontribusi departemen pada level yang
cocok bagi berbagai kebutuhan organisasi. Sasaran fungsional antara lain
meliputi : pengangkatan, penempatan, dan penilaian.
c) Sasaran sosial
Sasaran ini untuk selalu tanggap secara etis maupun sosial terhadap berbagai
kebutuhan dan tuntutan masyarakat dengan terus meminimalkan dampak
negatif atas tuntutan tersebut terhadap organisasi. Sasaran sosial meliputi :
keuntungan organisasi, pemenuhan tuntutan hokum, dan hubungan
manajemen dengan serikat pekerja.
d) Sasaran pribadi pegawai
Sasaran pribadi pegawai untuk membantu para pegawai mencapai tujuan-
tujuan pribadi mereka, yang dapat meningkatkan kontribusi individu atas
organisasi. Sasaran pribadi pegawai harus mampu ditemukan apabila
mereka ingin dipertahankan dan dimotivasi. Akan tetapi, tidak setiap
keputusan SDM bisa memenuhi sasaran-sasaran organisasi, fungsional,
sosial, dan pribadi di sepanjang waktu . Sasaran pribadi pegawai meliputi :
pelatihan dan pengembangan, penilaian, penempatan, kompensasi, serta
penugasan
