Proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu dalam
mencapai tujuannya disebut motivasi. “Motivasi” berasal dari kata latin moreve, yang berarti
dorongan dalam diri manusia untuk bertindak atau berperilaku tertentu.. Intensitas, arah, dan
ketekunan adalah tiga komponen utama dalam penjelasan ini.
Menurut Supriyono ( 2016) “Motivasi atau motif adalah suatu dorongan dari dalam diri
seseorang yang menyebabkan orang tersebut melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna
mencapai suatu tujuan. Menurut Afandi (2018) “Motivasi merupakan kekuatan, dorongan,
kebutuhan, tekanan dan mekanisme psikologis dari akumulasi faktor-faktor internal dan
eksternal”. Menurut Mathis dan Jackson (2015) motivasi merupakan keinginan dalam diri
seseorang yang mendorong mereka untuk bertindak. Sedangkan Rivai (2015) mengemukakan
bahwa motivasi adalah Seperangkat keyakinan dan sikap yang memotivasi orang untuk
menyelesaikan tugas tertentu sesuai dengan tujuan mereka sendiri. Menurut Robbins P,
Stephen and Judge A, (2017) Motivasi adalah kekuatan yang mendorong orang untuk
mengeluarkan upaya yang tinggi untuk mencapai tujuan organisasi, selama tujuan tersebut
selaras dengan kebutuhan individu.
Menurut Makmum (2017), Motivasi menjadi suatu kekuatan, tenaga atau daya, atau
suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan dalam diri individu untuk bergerak ke arah
tujuan tertentu, baik disadari atau tidak disadari. Sedangkan Harahap (2020) mengemukakan
bahwa motivasi adalah suatu keahlian dalam mengarahkan atau mengendalikan dan
menggerakan seseorang untuk melakukan tindakan akan perilaku yang diinginkan berdasarkan
sasaran-sasaran yang sudah ditetapkan untuk mencapai tujuan tertentu
