Teori Frederick Herzerberg (Teori Dua Faktor)


Ansory dan Indrasari (2018) mengungkapkan bahwa terdapat beberapa faktor
yang berperan sebagai pendorong karyawan untuk mampu termotivasi dan
memuaskan untuk bekerja dengan baik terjadi dari:

  1. Keberhasilan pelaksanaan (Achievement)
    Pemimpin harus mempelajari bawahannya dan pekerjaannya untuk memberikan
    peluang kepada karyawan agar berhasil dalam mencapai pekerjaan yang
    maksimal. Selain itu, pemimpin harus menyatakan keberhasilan kepada
    karyawan yang telah berhasil mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya dengan
    memberikan semangat.
  2. Pengakuan (recognition)
    Pengakuan atas berhasilnya karaywan dalam melakukan pekerjaanya dapat
    dilakukan dengan berbagai cara diantaranya:
    a. Memberikan kenaikan gaji dan promosi
    b. Memberikan surat penghargaan
    c. Memberi uang tunai ataupun medali.
  3. Pekerjaan itu sendiri (the work it-self)
    Pemimpin menyakinkan atau membuat usaha-usaha yang sesungguhnya
    sehingga karyawan mengerti dengan pekerjaan yang dikerjakannya dan
    mengusahakan agar karyawan dalam mengerjakan pekerjaannya sudah tepat
    serta menghindari bosan dalam melakukan pekerjaan.
  4. Tanggung jawab (responsibilities)
    Pemimpin harus menghindari pengawasan ketat terhadap karyawan agar
    tanggung jawab menjadi motivator bagi karyawan dan menerapkan prinsip
    partisipasi dengan memberikan karyawan bekerja sendiri sepanjang pekerjaan
    yang diembannya.
  5. Pengembangan (advancement)
    Pemimpin bisa memulai untuk melatih bawahannya dengan pekerjaan yang
    lebih bertanggung jawab, agar pemimpin bisa menjadi motivator bagi
    karyawannya. Selain itu, pemimpin melakukan pengembangan kepada
    karyawan yang direkomendasikan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan
    lanjutan