Sinambela (2016) mengungkapkan bahwa stres kerja merupakan keadaan
dimana seorang karyawan mengalami tekanan dalam mengerjakan pekerjaan. Stres
kerja terlihat dari penampilan seseorang, diantaranya emosi yang tidak stabil, sikap
yang suka menyendiri, perasaan cemas, panik, gelisah, merokok yang berlebihan,
tekanan darah meninggi, bermasalahnya pencernaan. Penyebab stres kerja yaitu
beban kerja yang berlebihan, lingkungan kerja yang tidak sehat, waktu kerja yang
mendesak, rendahnya kualitas pengawasan kerja, kualitas pengawasan kerja yang
rendah, tidak memadainya otoritas kerja yang berkaitan dengan konflik, tanggung
jawab dan karyawan dan pemimpin yang frustasi karena perbedaan.
Asih et al., (2018) mengungkapkan bahwa stres terjadi karena tidak
seimbangnya tuntutan dan sumber daya yang dimiliki seseorang, semakin tinggi
ketidakseimbangan maka semakin meningkat stres yang dialami seseorang. Stres
kerja merupakan keadaan seseorang yang berhubungan dengan pekerjaan dengan
mengalami suatu kondisi berupa ketegangan sehingga menimbulkan
ketidakseimbangan fisik dan psikis yang mempengaruhi emosi, kondisi dan proses
berpikir karyawan
