Menurut Mangkunegara dalam (Mulyadi 2015) menyatakan bahwa faktor
yang mempengaruhi pencapaian kinerja antara lain :
- Faktor Kemampuan (ability)
Secara psikologis, kemampuan (abilty) terdiri dari kemampuan potensi
(IQ) dan kemampuan reality (knowledge dan skill). Artinya pimpinan
dan karyawan yang memiliki IQ diatas rata-rata (IQ 110-120) dengan
pendidikan yang memadai untuk jabatannya dan terampil dalam
mengerjakan pekerjaan sehari-hari, maka akan lebih mudah mencapai
kerja maksimal. - Faktor Motivasi
Motivasi diartikan suatu sikap (attitude) pimpinan dan karyawan
terhadap situasi kerja (situation) di lingkungan organisasinya. Mereka
yang bersikap positif (pro) terhadap situasi kerjanya akan menunjukan
motivasi kerja tinggi sebaliknya jika mereka bersikap negatif (kontra)
terhadap situasi kerjanya akan menunjukan motivasi kerja yang rendah.
Situasi kerja yang dimaksud mencakup antara lain hubungan kerja,
fasilitas kerja, iklim kerja, kebijakan pimpinan, pola kepemimpinan kerja
dan kondisi kerja.
Selain itu menurut Hasibuan, (2012) mengungkapkan bahwa Kinerja
merupakan gabungan tiga faktor penting, yaitu : - Kemampuan dan minat seorang pekerja.
- Kemampuan dan penerimaan atas penjelasan delegasi tugas.
- Peran serta tingkat motivasi pekerja
