Definisi gerak dan lagu


Menurut Suhartini (2008:57) gerak merupakan sarana ekspresi dan
mengalihkan ketakutan, kesedihan, kemarahan, kenikmatan, dan
sebagainya. Gerak juga merupakan ekspresi pembebasan dari belenggu
ketidakberdayaaan, simbolis, khususnya pada anak-anak mereka
mengekspresikan dirinya secara langsung dan efektif melalui gerakan.
Gerak dalam bermain merupakan gerak yang dilakukan untuk kepentingan
dan kesenangan diri pelakunya. Gerak menjadi hal yang sangat kreatif bila
dipadukan dengan musik yang menurut cara anak masing-masing. Akan
tetapi, sebelum anak mampu melakukan gerak yang ekspresif ini, terlebih
dahulu ia harus menguasai variasi-variasi dari gerakan tubuhnya. Dengan
cara ini ia dapat mengenali dirinya dan menyadari bahwa perasaan-
perasaan tertentu dapat dikeluarkan melalui gerakan-gerakan ekspresif.
Dengan belajar melalui gerakan, maka anak dapat belajar tentang dirinya
dan dunianya. Berpartisipasi dalam latihan-latihan yang menggunakan
gerak dapat memberikan anak kesempatan untuk menyalurkan energi yang
tidak dapat dilakukan dengan cara lain. Gerak yang erat hubungannya
dengan musik merupakan isyarat yang ekspresif dan membebaskan diri
dari ketegangan melalui gerakan-gerakannya.
Bernyanyi sambil bergerak atau aktivitas gerak dan lagu sangat
digemari oleh anak-anak usia dini. Salah satu contoh lagu yang digemari
oleh anak-anak dan biasanya dinyanyikan sambil bergerak adalah “lagu
Rukun Islam” yang sering dinyanikan oleh anak di sekolah melalui
gerakan-gerakan yang lentur dan dinamis.
Definisi Lagu
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003:486) pengertian lagu ada
beberapa macam: (1) ragam suara yang berirama (dalam bercakap,
bernyanyi, membaca, dan sebagainya); (2) nyanyi-nyanyian perjuangan;
(3) film yang menjadi dasar cerita film kebangsaan lagu resmi negara
tertentu. Menurut Rahardjo (1990: 72), lagu mengandung 2 makna yaitu:
1) lagu yang sedang disenangi masyarakat tertentu, dan 2) jenis lagu yang
sedang disajikan kepada pendengar dan mengutamakan tehnik penyajian
dan kebebasan dalam menggunakan ritme atau jenis instrumen.
Hardjana (1983:486) menjelaskan bahwa lagu adalah ragam suara yang
berirama (dalam bercakap, bernyanyi, membaca, dan sebagainya). Lagu
adalah bagian dari karya musik dan musik adalah salah satu bagian dari
karya seni. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa lagu adalah suara
berirama yang dipadukan dengan ritme-ritme tertentu dalam irama,
sehingga akan muncul berbagai jenis lagu, seperti keroncong, dangdut,
pop, dan rock. Menurut Andriessen (1965:170), lagu pada musik terikat
pada bahasa; artinya terikat pada tiga bahasa karena isi dan bentuk dan
teristimewa oleh hubungan-bunyi dari kata-kata