Pendekatan-pendekatan Disiplin Kerja


Terdapat tiga pendekatan disiplin kerja menurut Tsauri (2013:143-144) yaitu
sebagai berikut :

  1. Pendekatan disiplin secara modern
    Pendekatan disiplin modern yaitu mempertemukan sejumlah keperluan atau
    kebutuhan baru diluar hukuman. Pendekatan ini beramsumsi:
    a. Disiplin modern merupakan suatu cara untuk menghindari bentuk
    hukuman secara fisik.
    b. Melindungi tuduhan yang benar untuk diteruskan pada proses hukum yang
    berlaku.
  2. Pendekatan disiplin secara tradisi
    Pendekatan disiplin ini dengan memberikan hukuman. Pendekatan ini
    berasumsi:
    a. Disiplin dilakukan oleh atasan kepada bawahan, dan tidak pernah ada
    peninjauan kembali bila telah diputuskan.
    b. Disiplin adalah hukuman untuk pelanggaran, pelaksanaannya harus
    disesuaikan dengan tingkat pelanggarannya.
    c. Hukuman diberikan untuk memberikan pelajaran kepada pelanggar.
    d. Pemberian hukuman kepada karyawan yang melanggar untuk kedua
    kalinya harus diberikan hukuman yang lebih berat.
  3. Pendekatan disiplin bertujuan
    Pendekatan disiplin bertujuan berasumsi bahwa:
    a. Disiplin kerja harus dapat diterima dan dipahami oleh semua karyawan
    perusahaan.
    b. Disiplin bukanlah suatu hukuman, tetapi merupakan pembentukan
    perilaku karyawan.
    c. Disiplin ditujukan untuk perubahan perilaku karyawan yang jauh lebih
    baik.
    d. Disiplin karyawan bertujuan agar karyawan bertanggung jawab terhadap
    suatu perbuatannya