Jenis-Jenis Lingkungan Kerja Non Fisik


Menurut Wursanto (2009) beberapa macam lingkungan kerja yang bersifat non fisik
yaitu:

  1. Perasaan aman pegawai Perasaan aman pegawai merupakan rasa aman dari berbagai
    bahaya yang dapat mengancam keadaan diri pegawai. Perasaan aman tersebut terdiri dari
    sebagai berikut:
    a. Rasa aman dari bahaya yang mungkin timbul pada saat menjalankan tugasnya.
    b. Rasa aman dari pemutusan hubungan kerja yang dapat mengancam penghidupan diri
    dan keluarganya.
    c. Rasa aman dari bentuk intimidasi ataupun tuduhan dari adanya kecurigaan antar
    pegawai.
  2. Loyalitas pegawai
    Loyalitas merupakan sikap pegawai untuk setia terhadap perusahaan atau organisasi
    maupun terhadap pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya. Loyalitas ini terdiri dari dua
    macam yaitu loyalitas yang bersifat vertikal dan horizontal. Loyalitas yang bersifat vertikal
    yaitu loyalitas antara bawahan dengan atasan atau sebaliknya antara atasan dengan
    bawahan. Loyalitas ini dapat terbentuk dengan berbagai cara. Untuk menunjukkan loyalitas
    tersebut dilakukan dengan cara:
    a. Kunjungan atau silaturrahim ke rumah pegawai oleh pimpinan atau sebaliknya.
    b. Keikutsertaan pimpinan untuk membantu kesulitan pegawai dalam berbagai masalah
    yang dihadapi pegawai.
    c. Membela kepentingan pegawai selama masih dalam koridor hukum yang berlaku.
    d. Melindungi bawahan dari berbagai bentuk ancaman. Sementara itu, loyalitas bawahan
    dengan atasan dapat dibentuk dengan kegiatan seperti open house, memberi kesempatan
    kepada bawahan untuk bersilaturahmi kepada pimpinan, terutama pada waktu-waktu
    tertentu seperti hari besar keagamaan seperti lebaran, hari natal atau lainnya.22
    Loyalitas yang bersifat horisontal merupakan loyalitas antar bawahan atau antar
    pimpinan. Loyalitas horisontal ini dapat diwujudkan dengan kegiatan seperti kunjung
    mengunjungi sesama pegawai, bertamasya bersama, atau kegiatan kegiatan lainnya.
  3. Kepuasan pegawai
    Kepuasan pegawai merupakan perasaan puas yang muncul dalam diri pegawai yang
    berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Perasaan puas ini meliputi kepuasan karena
    kebutuhannya terpenuhi, kebutuhan sosialnya juga dapat berjalan dengan baik, serta
    kebutuhan yang bersifat psikologis juga terpenuhi