Work life balance menggambarkan hubungan antara
pekerjaan dan komitmen sisa hidup serta bagaimana dampaknya
satu sama lain. Menurut (Parkes & Langford, 2008) Keseimbangan
kehidupan kerja merupakan kemampuan individu untuk memenuhi
komitmen pekerjaan dan keluarga, serta tanggung jawab terhadap
kedua aktivitas diluar pekerjaan. Sedangkan menurut (Lockwood,
2003) work life balance adalah suatu keadaan seimbang antara dua
tuntutan dimana pekerjaan dan kehidupan individu adalah sama.
(Hudson, 2005) mengusulkan bahwa ada tiga indikator pada work
life balance, antara lain:
- Time balance (Keseimbangan Waktu)
Keseimbangan antara waktu karyawan yang digunakan untuk
pekerjaan dan waktu yang digunakan di luar pekerjaan. - Involvement balance (Keseimbangan Keterlibatan)
Keseimbangan antara keterlibatan peran karyawan dalam
pekerjaan dan kehidupan pribadi. - Satisfaction balance (Keseimbangan Kepuasan)
Keseimbangan antara kepuasan karyawan dalam pekerjaan dan
kehidupan pribadi
