Kriteria kinerja adalah kinerja yang diharapkan dilakukan Oleh guru untuk
memenuhi strategi sekoIah. Saat menilai kinerja tugas guru, sekolah dapat
menggunakan tiga tipe kriteria kinerja : kepribadian, prilaku, dan hasil objektif.
Menurut Terry dalam Susanto (2018: 52) Kriteria yang dapat digunakan dalam
penilaian prestasi kerja antara Iain:
l. Pengetahuan tentang pekerjaan
- Kualitas pekerjaan
- Kerja sama
- Tanggung jawab
- Inisiatif
- Kuantitas pekerjaan
- Keterandalan Guru
- Pengetahuan tentang pekerjaan.
Pengetahuan tentang pekerjaan merupakan informasi yang dimiliki
seseorang sehingga ia dapat menyelesaikan pekerjaannya dari informasi
yang dimilikinya tersebut. Guru yang memiliki pengetahuan tentang
pekerjaannya akan menjalankan aktivitasnya dengan menerapkan
pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya. - Kualitas pekerjaan
Kualitas pekerjaan guru dapat dilihat dari kemampuannya menghasilkan
pekerjaan yang baik serta tercapai tujuan secara efektifdan efisien. - Kerja sama.
Kerja sama sangat dibutuhkan baik antara kepala sekolah dengan guru
maupun guru dengan guru sehingga dapat menghasilkan kinerja yang
optimal. Karena ada juga ilmu pengetahuan yang bersifat dinamis, yang
membutuhkan pendapat dari pihak lain. Dengan adanya kerja sama para
guru dapat saling bertukar dan berbagi ilmu demi hasil kinerja yang lebih
baik. - Tanggung jawab
Guru yang bertanggung jawab adalah guru yang menyelesaikan tugasnya
tepat waktu dan berani menanggung resiko atas tindakan yang telah
dilakukannya. - Inisiatif.
Inisiatif merupakan kemampuan guru yang berani mengambil keputusan
dan tindakan meskipun belum ada perintah dari atasan. Guru yang
berinisiatif adalah guru yang mampu berinovasi dan melahirkan buah
pikiran yang kreatif. - Kuantitas Guru.
Kuantitas adalah kemampuan guru menyelesaikan pekerjaan sesuai target
yang telah ditentukan, bahkan lebih dari satu pekerjaan dalan satu waktu
dengan baik. - Keterandalan Guru
Keterandalan guru dapat dibangun oleh rasa kepercayaan diri guru yang
tumbuh manakala guru diberi kesempatan untuk menunjukkan
kemampuannya dengan cara adanya pendelegasian wewenang yang
diberikan oleh kepala sekolah. Keterandalan guru dapat dilihat kerajinan
dan kesungguhannya dalam menjalankan tugas.
Menurut Michael dalam Putra (2021) Kinerja dapat di ukur melalui: - Quality of work (Kualitas hasil kerja)
- Promptness (Ketepatan waktu)
- Initiative (Prakarsa dalam menyelesaikan tugas)
- Capabilitiy (Kemampuan menyelesaikan tugas)
- Communication (Kemampuan menjalin Kerjasama dengan pihak lain).
Selanjutnya menurut Gomes dalam Putra (2021) menyatakan untuk
menilai kinerja dapat diukur melalui beberapa indikator sebagai berikut : - Quantity of work yaitu jumlah kerja yang dilakukan dalam suatu priode
waktu yang telah ditentukan. - Quality of work yaitu kualitas kerja yang dicapai berdasarkan syarat-
syarat kesesuaian dan kesiapannya. - Job knowledge yaitu luasnya pengetahuan mengenai pekerjaan dan
keterampilan. - Creativiness yaitu keaslian gagasan yang dimunculkan dan Tindakan
keterampilan. - Cooperation yaitu kesediaan untuk bekerjasama dengan orang lain.
- Dependability yaitu kesadaran dan dapat dipercayakan dalam hal
kehadiran dan penyelesaian kerja - Initiative yaitu semangat untuk menyelesaikan tugas-tugas baru dalam
memperbesar tanggung jawabnya dan - Personal quality yaitu menyangkut keperibadian, kepemimpinan,
keramah tamahan , dan integritas pribadi.
