Kinerja Karyawan


Dalam buku Beban Kerja dan Kinerja SDM, menurut teori Campbell
Menganggap kinerja sebagai perilaku atau aksi yang terkait dengan
pencapaian tujuan organisasi yang dapat diukur dan dinilai. Kinerja
karyawan mengacu pada proses penilaian kerja individu untuk membuat
keputusan manajemen yang adil; dapat dikenal sebagai penilaian karyawan,
itu didefinisikan sebagai proses pengumpulan, analisis, dan dokumentasi
informasi tentang kontribusi relatif seorang karyawan terhadap bisnis
(Vuong & Nguyen, 2022). Paul Hersey dan Kenneth Blanchard, seperti yang
dikutip dalam buku “Kinerja Karyawan” oleh Silaen et al. (2021),
mendefinisikan kinerja sebagai kemampuan atau motivasi seseorang dalam
menyelesaikan tugas mereka. Kinerja karyawan, menurut Sinambela (2019,
p.481) dalam (Achmad Rifa et al., 2023), adalah Hasil dari pekerjaan yang
dapat diraih oleh individu atau kelompok dalam suatu organisasi, sejalan
dengan kewenangan dan tanggung jawab yang mereka miliki sebagai
karyawan, demi capai tujuan organisasi secara sah, tanpa adanya
pelanggaran secara hukum, dan sesuai dengan prinsip dari segi moral
maupun etika.