Menurut Wahidah, S. N. (2021) peningkatan OCB dipengaruhi oleh dua
faktor, yaitu faktor internal seperti kepuasan kerja, komitmen
organisasi,kepribadian, moral karyawan, dan motivasi, serta faktor eksternal yang
meliputi gaya kepemimpinan, kepercayaan pada pimpinan, dan budaya organisasi.
Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.
- Faktor Internal
a. Kepuasan Kerja
Terdapat keyakinan bahwa karyawan yang merasa puas akan lebih
produktif dibandingkan dengan karyawan yang merasa tidak puas
Kepuasan kerja berpangkal dari aspek kerja, meliputi upah, kesempatan
promosi, supervisi atau pengawasan serta hubungan dengan rekan kerja
(Titisari, 2014).
b. Komitmen Organisasi
Komitmen organisasi sebagai suatu sikap dari karyawan yang
mencerminkan perasaan mereka terhadap organisasi tempat mereka
bernaung.
c. Kepribadian Organisasi
Perbedaan individu merupakan prediktor yang memainkan peran
penting pada seorang karyawan sehingga karyawan akan menunjukkan
OCB mereka.
d. Motivasi
Robbins & Coulter dalam Titisari (2014) mengartikan motivasi sebagai
kesediaan untuk melakukan usaha yang tinggi demi mencapai sasaran
organisasi sebagaimana di persyaratkan oleh kemampuan usaha itu
untuk memuaskan sejumlah kebutuhan individu. - Faktor Eksternal
a. Gaya Kepemimpinan
Gaya kepemimpinan adalah kecenderungan orientasi aktifitas pemimpin
ketika mempengaruhi aktifitas bawahan untuk mencapai tujuan dan
sasaran organisasi.
b. Kepercayaan
Pimpinan Kepercayaan atau trust ialah rasa percaya yang dimiliki
seseorang kepada orang lain yang didasarkan pada integritas, reliabilitas
dan perhatian.
c. Budaya Organisasi
Budaya organisasi adalah suatu sistemnilai dan keyakinan bersama yang
diambil dari pola kebiasaan dan falsafah dasar pendirinya yang
kemudian berinteraksi menjadi norma-norma, dimana norma tersebut
dipakai sebagai pedoman cara berpikir dan bertindak dalam upaya
mencapai tujuan bersama.
