Menurut Sukadji (dalam Andjani, 1991: 55) ada 5
teknik yang dapat digunakan untuk mengontrol diri. Teknik
mengontrol diri tersebut adalah:
a) Teknik Pemantauan Diri
Teknik ini berdasarkan asumsi bahwa dengan memantau dan
mencatat perilakunya sendiri, individu akan memiliki
pemahaman yang objektif tentang perilakunya sendiri.
b) Teknik Pengukuhan Diri
Dasar pikiran teknik ini ialah asumsi bahwa perilaku yang
diikuti dengan sesuatu yang menyenangkan akan cenderung
diulangi dimasa mendatang. Teknik ini menekankan pada
pemberian pengukuh positif segera setelah perilaku yang
diharapkan muncul. Bentuk pengukuhan yang diberikan
seperti yang disarankan Sukadji yaitu bentuk pengukuhan
yang wajar dan bersifat intrinsik, seperti senyum puas atas
keberhasilan usaha yang dilakukan, serta pernyataan-
pernyataan diri yang menimbulkan perasaan bangga.
c) Teknik Kontrol Stimulus
Dasar teknik ini adalah asumsi bahwa respon dapat
dipengaruhi oleh hadir atau tidaknya stimulasi yang
mendahului respon tersebut. Teknik ini bertujuan untuk
mengontrol kecemasan dengan cara mengatur stimulus yang
berpengaruh, cara ini bias berupa pengarahan diri untuk
berfikir positif, rasional dan objektif sehingga individu lebih
mampu mengendalikan dirinya.
d) Teknik Kognitif
Proses kognitif berpengaruh terhadap perilaku individu,
dengan demikian apabila individu mampu menggantikan
pemikiran yang menyimpang dengan pikiran-pikiran yang
objektif, rasional, maka individu akan lebih mampu
mengendalikan dirinya.
e) Teknik Relaksasi
Asumsi yang mendasari teknik ini adalah individu dapat
secara sadar belajar untuk merelaksasikan ototnya sesuai
keinginannya melalui usaha yang sistematis. Oleh karena itu,
teknik ini mengajarkan kepada individu untuk belajar
meregangkan otot yang terjadi saat individu mengalami
kecemasan. Seiring dengan peredaan otot ini, reda pula
kecemasannya (Andjani, 1991:55
