Pengertian Counterproductive Work Behavior


CWB (Counterproductive Work Behavior) merupakan salah satu perilaku yang
dapat merugikan bagi perusahaan dan memiliki arti yang beraneka ragam namun pada intinya
sama. Menurut Werner dan DeSimone (2012) yang mendefinisikan perilaku kerja
kontraproduktif sebagai perilaku sukarela yang melanggar norma-norma yang signifikan, dan
dengan demikian mengancam dengan baik yang menjadi sebuah organisasi, anggotanya atau
keduanya. Perilaku kerja kontraproduktif dapat didefinisikan sebagai setiap kegiatan yang
sengaja atau tidak sengaja pada bagaian dari individu yang dapat menghambat kinerja diri, orang
lain, atau organisasi (Chand, Piar & Chand, Kuman, 2014). Terdapat faktor-faktor penting yang
menyebabkan CWB , yaitu :
a. Individual Factors
Kehadiran CWB ini dikarenakan oleh dirinya sendiri. Hal ini
disebabkan oleh sifat persaingan, emosi, kepribadian, impulsive, dan
kecanduan oleh obat terlarang.
b. Situational antecedents
Kehadiran CWB akibat adanya situasi. Hal ini disebabkan karena
persepsi keadilan dan pengawasan. Situasi yang dimaksud dalam hal
ini yaitu seperti adanya konflik antar individua tau kelompok di dalam
perusahaan, yang mana hal ini memicu adanya perasaan benci dan
perilaku-perilaku yang buruk termasuk halnya counterproductive work
behavior. Pada saat karyawan mengalami masa-masa yang sulit,
mereka memghadapinya dengan cara yang mungkin diajukan pada
orang (CWBi), benda mati, atau organisasi (CWBo)