Bagi organisasi, suatu pembahasan tentang kepuasan kerja akan
menyangkut usaha-usaha untuk meningkatkan efektifitas organisasi
dengan cara membuat efektif perilaku karyawan dalam bekerja. Perilaku
karyawan yang menopang pencapaian tujuan organisasi merupakan sisi
lain yang harus diperhatikan, disamping penggunaan mesin-mesin
modern sebagai hasil kemajuan bidang teknologi (Robbins & Judge,
2015). Ketidakpuasan karyawan dalam kerja akan mengakibatkan suatu
situasi yang tidak menguntungkan baik secara organisasi maupun
individual. Ketidakpuasan dalam kerja akan dapat menimbulkan
perilaku agresif, atau sebaliknya akan menunjukan sikap menarik diri
dari kontak dengan lingkungan sosialnya (Badriyah, 2015)
