Dalam melakukan pekerjaan seorang karyawan pasti akan
merasakan dampak kepuasan dan ketidakpuasan dalam bekerja.
Ukuran untuk kepuasan dan ketidakpuasan dalam bekerja tidakdapat
disamakan kepada seluruh karyawan, karena kebutuhan setiap
karyawan berbeda. Menurut Badriyah, (2015) tiga dampak kepuasan
dan ketidakpuasan kerja antara lain sebagai berikut:
1) Produktivitas atau kinerja (Unjuk kerja)
Produktivitas yang tinggi menyebabakan peningkatan dari
kepuasan kerja, jika tenaga kerja yang diterima karyawan sesuai
dengan harapan atau dianggap adil maka karyawan merasa
senang akan kepuasan kerjanya dan begitu jugasebaliknya.
2) Ketidakhadiran dan Turn Over
Dalam menanggulangi ketidakhadiran dan keluarnya tenaga
kerja perusahaan melakukan upaya yang cukup besar dengan
menaikkan gaji, memberikan pujian, kesempatan promosi bagi
karyawan tentu akan memberikan kepuasan kerja.
3) Kesehatan
Kepuasan kerja menunjang tingkat dari fungsi fisik dan
mental dan kepuasan merupakan tanda dari kesehatan.
Tingkat darikepuasan kerja dan kesehatan mungkin saling
mengukuhkan sehingga peningkatan dari yang satu dapat
meningkatkan yang lain dan sebaliknya penurunan yang satu
mempunyai akibat yang negatif.
