Iklim sekolah dapat dikategorisasikan sebagai iklim sekolah yang
kondusif atau sehat atau positif untuk proses belajar mengajar. Menurut
Jerome (2005) empat masalah yang selalu dihadapi oleh sekolah, antara lain:
a. Masalah mengenai mengelola lingkungan sekolah
b. Masalah mengenai menyusun tujuan dan mengimplementasikan tujuan
c. Masalah mengenai perbaikan perpaduan yang ada di sekolah
d. Masalah menciptakan dan melestarikan kebudayaan sekolah
Menurut Jerome (2005), sekolah yang sehat yaitu sekolah yang
terlindungi dari komunitas yang tidak baik dan terhindar dari tekanan
orangtua. Prinsip dari sekolah yang sehat yaitu adanya pemimpin yang
dinamis, pemimpin berorientasi pada aturan dan hubungan sosial, guru-guru
memiliki kemampuan untuk mengoperasikan sekolah, guru berkomitmen
untuk mengajar dan mendidik, guru menciptakan tujuan yang bisa dicapai
oleh siswa, dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, para siswa
mengerjakan tugas dengan baik, memiliki motivasi yang tinggi dan
menghargai siswa satu sama lain, perlengkapan belajar mengajar di sekolah
disediakan dengan teknologi baru, guru saling percaya, antusias dalam
bekerja, dan bangga terhadap sekolah. Menurut Hoy and Miskell iklim
sekolah yang sehat digambarkan dengan terwujudnya keselarasan atau
keserasian antara tingkat pelaksanaan, managerial, dan institusi dari sekolah
itu sendiri.
Menurut Sutisno (2013) peserta didik menjadikan iklim yang kondusif
sebagai suatu perilaku, nilai-nilai, sikap dan cara hidup untuk melakukan
penyesuaian dengan lingkungan, dan sekaligus cara untuk memandang
persoalan dan struktur yang melibatkan sejumlah orang dengan tugas
melaksanakan suatu fungsi untuk memenuhi suatu kebutuhan pendidikan.
Hyman (dalam Hadiyanto 2004) mengatakan bahwa iklim yang
kondusif antara lain dapat mendukung :
a. Interaksi yang bermanfaat diantara peserta didik
b. Memperjelas pengalaman-pengalaman guru dan peserta didik
c. Menumbuhkan semangat yang memungkinkan kegiatan-kegiatan di kelas
maupun di sekolah berlangsung dengan baik
d. Mendukung saling pengertian antara guru dengan peserta didik.
Untuk meningkatkan iklim sekolah perlu diadakan adanya suatu
perbaikan, antara lain:
a. Memperbaiki penampilan sekolah, termasuk sarana dan prasarana
sekolah
b. Memperbaiki dokumen sekolah dan menciptakan perubahan
c. Perubahan iklim yang dapat membuat perubahan yang besar, dan
perubahan tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang singkat
d. Melibatkan individu dan kelompok yang dapat membantu menciptakan
lingkungan iklim sekolah yang kondusif.
e. Penentuan jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang sehat
bagi seluruh warga sekolah (Jerome, 2010).
Menurut pendapat dari beberapa ahli mengenai iklim sekolah yang
ideal dapat disimpulkan sebagai berikut yaitu adanya interaksi antar semua
anggota sekolah, guru memiliki komitmen yang tinggi untuk mengajar,
adanya keselarasan dan kebersamaan antar anggota sekolah, terciptanya
lingkungan belajar yang kondusif, memiliki tujuan yang sama, dan
peraturan sekolah tidak bersifat kaku
