Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja


Ada beberapa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan
Menurut (Afandi, 2018:86) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja adalah:

  1. Kemampuan, kepribadian dan minat kerja.
  2. Kejelasan dan penerimaan atau kejelasan peran seseorang pekerja yang
    merupakan taraf pengertian dan penerimaan seseorang atas tugas yang
    diberikan kepadanya.
  3. Tingkat motivasi pekerja yaitu daya energi yang mendorong, mengarahkan
    dan mempertahankan perilaku.
  4. Kompetensi yaitu keterampilan yang dimiliki seorang pegawai.
  5. Fasilitas kerja yaitu seperangkat alat pendukung kelancaran operasional
    perusahaan.
  6. Budaya kerja yaitu perilaku kerja pegawai yang kreatif dan inovatif.
  7. Kepemimpinan yaitu prilaku pemimpin dalam mengarahkan pegawai
    dalam bekerja.
  8. Disiplin kerja yaitu semua aturan yang dibuat oleh perusahaan agar semua
    pegawai ikut mematuhinya agar tujuan tercapai.
    Menurut (Enny, 2019) terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi
    kenerja baik hasil maupun perilaku kerja sebagai berikut:
  9. Kemampuan dan keahlian, merupakan kemampuan atau skill yang dimiliki
    seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan. Semakin memilih
    kemampuan dan keahlian maka akan dapat menyelesaikan pekerjaannya
    secara benar, sesuai dengan yang telah ditetapakan;
  10. Pengetahuan, merupakan pengetahuan tentang pekerjaan, seseorang yang
    memiliki pengetahuan tentang pekerjaan secara baik akan memberikan
    hasil pekerjaan yang baik, demikian pula sebaliknya;
  11. Rancangan kerja, artinya jika suatu pekerjaan memiliki rancangan yang
    baik, maka akan memudahkan untuk menjalankan pekerjaan tersebut
    secara tepat dan lancar. Pada dasarnya rancangan pekerjaan digunakan
    untuk memudahkan pegawai dalam melakukan pekerjaannya;
  12. Kepribadian, merupakan kepribadian seseorang atau karakter yang
    dimiliki seseorang, setiap orang memiliki kepribadian atau karakter yang
    berbeda satu sama lainnya;
  13. Motivasi kerja, merupakan dorongan bagi seseorang untuk melakukan
    pekerjaan. Jika pegawai memiliki dorongan yang kuat dari organisasi dan
    dari dalam dirinya sendiri maka pegawai akan terdorong untuk melakukan
    suatu pekerjaannya dengan baik;
  14. Kepemimpinan, merupakan perilaku seorang pemimpin dalam mengatur,
    mengelola dan memerintah bawahannya unruk mengerjakan sesuatu tugas
    dan tanggung jawab yang diberikannya;
  15. Gaya kepemimpinan, merupakan gaya atau sikap seorang pemimpin
    dalam menghadapi atau memerintahkan bawahannya. Dalam praktiknya
    gaya kepemimpinan ini dapat diterapkan sesuai dengan kondisi
    organisasinya;
  16. Budaya organisasi, merupakan kebiasaan atau norma-norma yang berlaku
    dan dimiliki oleh suatu organisasi, ini mengatur hal-hal yang berlaku dan
    diterima secara umum serta harus dipatuhi oleh segenap anggota suatu
    organisasi;
  17. Kepuasan kerja, merupakan perasaan senang atau gembira atau perasaan
    suka seseorang sebelum dan setelah melakukan suatu pekerjaan. Demikian
    pula jika seseorang tidak senang atau gembira dan tidak suka atas
    pekerjaannya, maka akan ikut memengaruhi hasil kerja pegawai. Jadi
    dengan demikian kepuasan kerja dapat memengaruhi kinerja
  18. Lingkungan kerja, merupakan suasana atau kondisi di sekitar lokasi tempat
    bekerja. Lingkungan kerja dapat berupa ruangan, layout, sarana dan
    prasarana, serta hubungan kerja dengan sesama rekan kerja;
  19. Loyalitas, merupakan kesetiaan pegawai untuk tetap bekerja dan membela
    organisasi dimana tempatnya bekerja. Kesetiaan ini ditunjukkan dengan
    terus bekerja dengan sungguh-sungguh sekalipun organisasinya dalam
    kondisi yang kurang baik;
  20. Komitmen, merupakan kepatuhan pegawai untuk menjalankan kebijakan
    atau peraturan organisasi dalam bekerja. Komitmen juga diartikan
    kepatuhan pegawai kepada janji-janji yang telah dibuatnya;
  21. Disiplin kerja, merupakan usaha pegawai untuk menjalankan aktivitas
    kerjanya secara sungguh-sungguh. Disiplin kerja dalam hal ini dapat
    berupa waktu, seperti masuk kerja dengan tepat waktu