Aspek-aspek Pengembangan Karir


Menurut Werther dan Davis (dalam Nasution, 2017) terdapat 5 aspek
pengembangan karir, yaitu :
a. Perlakuan yang adil
Perlakuan yang adil dalam peningkatan karir akan terukur dari
ketersediaan kriteria promosi yang didasarkan pada pertimbangan-
pertimbangan yang objektif, rasional dan diketahui secara jelas dan transparan
oleh karyawan.
b. Kepedulian atasan langung
Pada umumnya setiap karyawan akan menginginkan keterlibatan atasan
langsung mereka dalam perencanaan karirnya. Bentuk kepedulian atasan
dalam hal ini adalah pemberian umpan balik kepada karyawan tentang
pelaksanaan tugas masing-masing sehingga para karyawan tersebut
mengetahui potensi yang perlu dikembangkan dan kelemahan yang perlu
diatasi untuk mencapai karir yang diinginkan, mengidentifikasi langkah yang
perlu dilakukan untuk penyelesaian tugas agar maksimal sehingga akan
berimbas pada kenaikan karir.
c. Informasi tentang berbagai peluang promosi
Para karyawan akan menginginkan agar mereka dapat mengakses
informasi tentang berbagai peluang untuk dapat dipromosikan atau mengenai
jabatan yang kosong melalui website resmi perusahaan jika ada, brosur,
buletin, atau berbagai usaha lainnya yang dapat memfasilitasi kebutuhan
informasi karyawan terhadap kesempatan kenaikan karir. Hal ini penting
terutama bila lowongan yang tersedia diisi melalui seleksi internal yang
sifatnya kompetitif. Informasi pegawai harus diumumkan secara transparam
dalam organisasi.
d. Minat pegawai
Pendekatan yang tepat digunakan dalam hal menumbuhkan minat para
pegawai untuk pengembangan karir adalah pendekatan fleksibel dan proaktif.
Artinya seorang pegawai memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam
memenuhi kebutuhannya untuk mencapai kemajuan yang dapat meningkatkan
minat atau gairahnya. Selain diri sendiri, atasan turut memiliki tugas
kewajiban untuk mendorong minat pegawai untuk berlomba dalam
kesempatan peningkatan karir di perusahaan.
e. Kepuasan karir
Aspek ini melihat sejauh mana individu puas terhadap proses di
perusahaan yang ia jalani dalam meningkatkan karirnya selama ini. Kepuasan
karir tidak hanya terbatas pada keberhasilan individu menapai karir tertinggi di
perusahaan, tetapi karyawan juga akan mendapat kepuasan karir jika ia
menilai bahwa usaha yang dilakukan dalam peningkatan karir telah maksimal