Definisi Keterlibatan Kerja (Work Engagement)


Keterlibatan kerja (work engagement) merupakan suatu kondisi psikologis
positif yang ditandai dengan energi tinggi, komitmen terhadap pekerjaan, serta
keterlibatan penuh secara kognitif dan emosional. Menurut Schaufeli (2017),
keterlibatan kerja tetap didefinisikan melalui tiga dimensi utama yaitu vigor
(semangat dan ketahanan dalam menyelesaikan tugas), dedication (rasa bangga,
antusias, dan komitmen terhadap pekerjaan), serta absorption (keasyikan dalam
bekerja yang menyebabkan individu kehilangan rasa waktu). Karyawan yang
memiliki keterlibatan tinggi cenderung menunjukkan kinerja optimal, loyal
terhadap organisasi, dan lebih tahan terhadap tekanan kerja.
Dalam penelitian lanjutan oleh Bakker dan Albrecht (2018), keterlibatan
kerja dikaji dalam konteks model Job Demands–Resources (JD-R) yang telah
diperbarui. Mereka menjelaskan bahwa keterlibatan muncul ketika terdapat
keseimbangan antara tuntutan pekerjaan (job demands), seperti beban kerja atau
tekanan waktu, dan sumber daya kerja (job resources), seperti dukungan dari atasan,
kesempatan pengembangan diri, dan otonomi. Selain itu, sumber daya pribadi
seperti efikasi diri (self-efficacy), optimisme, dan daya tahan psikologis juga
memainkan peran penting dalam mendukung keterlibatan kerja