Waqas, (2022) mendefinisikan brand engagement sebagai upaya
kognitif, emosional, dan perilaku konsumen untuk berinteraksi dengan merek
yang digunakan konsumen. Brand engagement adalah keterikatan mahasiswa
secara kognitif, emosional dan behavioral dengan sumber daya yang terkait
dengan pengalaman pendidikan mereka di suatu perguruan tinggi Waqas, (2022).
Definisi ini juga digunakan dalam penelitian Sohaib et. al., (2023) yang
menjelaskan bahwa brand engagement adalah kombinasi faktor afektif, kognitif,
dan perilaku yang dalami konsumen dengan merek.
Wijaya, (2019) mendefinisikan brand engagement sebagai sikap,
perilaku, tingkat keterhubungan antara pelanggan, antara pelanggan dengan
karyawan, dan antara pelanggan dengan karyawan dalam perusahaan. Terdapat
beberapa hal untuk menganalisis tiga dimensi Brand Engagement, antara lain:
- Kognitif
Tingkat keterlibatan objek pelanggan terkait dengan proses berpikir,
konsentrasi, dan minat pada objek tertentu. - Emotional
Dapat dinyatakan sebagai “lampiran” konsumen, yaitu perasaan positif
untuk merek tertentu seperti produk yang sesuai dengan harapan
konsumen dan konsumen memiliki rasa kebanggaan setelah
menggunakan produk. - Behavioral
Behavioral berhubungan dengan makna dari kata “terlibat
