Karakteristik Budaya Organisasi


Berikut ini adalah tujuh karakteristik budaya organisasi berdasarkan
(Robbins & Judge, 2017) sebagai berikut:
1) Orientasi
Hasil Dimensi ini membedakan organisasi yang berorientasi pada proses
dengan organisasi yang berorientasi pada hasil. Orientasi hasil, yaitu
sejauh mana manajemen lebih berfokus pada hasil daripada teknik dan
proses yang digunakan untuk mencapai hasil tersebut.
2) Inovasi dan Pengambilan Risiko
Inovasi dan pengambilan risiko adalah karyawan yang didorong untuk
berperilaku inovatif dan berani mengambil risiko.
3) Orientasi Tim
Orientasi tim adalah kegiatan kerja yang diselenggarakan dalam tim
daripada secara individu.
4) Agresif dan Kompetitif
Agresivitas adalah ketika orang berperilaku agresif dan kompetitif
daripada santai.
5) Stabilitas
Stabilitas adalah kegiatan organisasi yang menekankan pelestarian status
quo dibandingkan dengan pertumbuhan.
6) Perhatian terhadap detail
Perhatian terhadap detail adalah karyawan diharapkan menjalankan
ketepatan, analisis, dan perhatian terhadap detail.
7) Orientasi Manusia
Orientasi manusia adalah keputusan manajemen yang mempertimbangkan
dampak dari hasil yang disebutkan di atas orang-orang yang ada dalam
organisasi.
3) Fungsi Budaya Organisasi
Budaya organisasi memiliki beberapa fungsi penting dalam
keberlangsungan organisasi (Maisoni et al., 2019), yaitu
1) Memberikan identitas bagi anggota organisasi.
2) Memfasilitasi komitmen terhadap tujuan organisasi.
3) Meningkatkan stabilitas sistem sosial di dalam organisasi.
4) Membentuk perilaku dan sikap karyawan secara tidak langsung