Dimensi dan indikator yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasi
dari teori-teori dan pendapat para ahli. Menurut John Miner dalam Mangkunagara
(2017:72) yang mengemukakan bahwa ada beberapa dimensi dan indikator kinerja
yaitu sebagai berikut:
- Kualitas Kerja
Kualitas kerja adalah sesuatu hal yang terkait dengan proses pekerjaan sampai
hasil kerja yang bisa diukur dari tingkat efisiensi dan efektifitas seseorang
dalam melakukan suatu pekerjaan yang didukung oleh sumber daya lainnya.
Indikator dari kualitas kerja antara lain:
a. Kerapihan
b. Ketelitian
c. Kehandalan - Kuantitas Kerja
Kuantitas merupakan satuan jumlah atau batas minimal dan maksimal yang
harus dicapai oleh pekerja dengan waktu yang telah ditentukan oleh pimpinan
perusahaan.
Indikator dari kuantitas kerja antara lain:
a. Ketepatan waktu
b. Hasil kerja
c. Kepuasan kerja - Kerjasama
Kerjasama merupakan usaha bersama baik antara individu dengan individu,
kelompok dengan kelompok, atau individu dengan kelompok berupa sikap dan
perilaku setiap pegawai yang menjalin hubungan kerjasama dengan pimpinan
atau rekan kerja untuk menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama.
Indikator dari kerjasama antara lain:
a. Jalinan kerjasama
b. kekompakan - Tanggung jawab
Tanggung jawab merupakan hal yang terkait dengan hasil pekerjaan yang telah
diselesaikan yang harus dipertanggungjawabkan para pegawai apabila masih
ada pekerjaan yang belum sesuai dengan harapan pimpinan.
Indikator dari tanggungjawab antara lain:
a. Rasa tanggung jawab dalam mengambil keputusan
b. Memanfaatkan sarana dan prasarana - Inisiatif
Inisiatif adalah segala bentuk dorongan dari dalam diri pegawai untuk
melakukan pekerjaan serta mengatasi masalah. Indikator dari inisiatif yaitu:
a. Kemandirian
