3. Analisis risiko kualitatif
Analisis kualitatif bertujuan menentukan prioritas risiko berdasarkan kombinasi probabilitas dan dampaknya. Metode ini lazim digunakan karena relatif sederhana, cepat, dan sesuai untuk proyek yang belum memiliki data kuantitatif yang lengkap.
Rumus sederhana yang sering digunakan adalah:
Skor Risiko=P×I\text{Skor Risiko} = P \times ISkor Risiko=P×I
dengan:
P=probabilitas terjadinya risikoP = \text{probabilitas terjadinya risiko}P=probabilitas terjadinya risiko
I=besar dampak risikoI = \text{besar dampak risiko}I=besar dampak risiko
Sebagai contoh, skala 1–5 dapat digunakan untuk menilai probabilitas dan dampak. Jika risiko keterlambatan material memiliki probabilitas 4 dan dampak 5, maka:
R=4×5=20R = 4 \times 5 = 20R=4×5=20
Nilai 20 dapat dikategorikan sebagai risiko tinggi atau ekstrem, sehingga perlu segera diberi respons dan ditunjuk pemilik risiko yang bertanggung jawab.
Matriks probabilitas–dampak biasanya dibagi menjadi tiga tingkat:
| Tingkat risiko | Karakteristik | Respons manajerial |
|---|
| Tingkat risiko | Karakteristik | Respons manajerial |
|---|---|---|
| Rendah | Dampak dan/atau peluang relatif kecil | Dipantau secara rutin; dapat diterima dengan cadangan terbatas |
| Sedang | Berpotensi mengganggu satu atau lebih target proyek | Mitigasi direncanakan dan pemilik risiko ditetapkan |
| Tinggi | Berpotensi menyebabkan keterlambatan besar, pembengkakan biaya, kecelakaan, atau sengketa | Tindakan segera, eskalasi kepada manajemen, kontinjensi khusus |
