Risiko dalam Manajemen Konstruksi (6)

3. Analisis risiko kualitatif

Analisis kualitatif bertujuan menentukan prioritas risiko berdasarkan kombinasi probabilitas dan dampaknya. Metode ini lazim digunakan karena relatif sederhana, cepat, dan sesuai untuk proyek yang belum memiliki data kuantitatif yang lengkap.

Rumus sederhana yang sering digunakan adalah:

Skor Risiko=P×I\text{Skor Risiko} = P \times ISkor Risiko=P×I

dengan:

P=probabilitas terjadinya risikoP = \text{probabilitas terjadinya risiko}P=probabilitas terjadinya risiko

I=besar dampak risikoI = \text{besar dampak risiko}I=besar dampak risiko

Sebagai contoh, skala 1–5 dapat digunakan untuk menilai probabilitas dan dampak. Jika risiko keterlambatan material memiliki probabilitas 4 dan dampak 5, maka:

R=4×5=20R = 4 \times 5 = 20R=4×5=20

Nilai 20 dapat dikategorikan sebagai risiko tinggi atau ekstrem, sehingga perlu segera diberi respons dan ditunjuk pemilik risiko yang bertanggung jawab.

Matriks probabilitas–dampak biasanya dibagi menjadi tiga tingkat:

Tingkat risikoKarakteristikRespons manajerial
Tingkat risikoKarakteristikRespons manajerial
RendahDampak dan/atau peluang relatif kecilDipantau secara rutin; dapat diterima dengan cadangan terbatas
SedangBerpotensi mengganggu satu atau lebih target proyekMitigasi direncanakan dan pemilik risiko ditetapkan
TinggiBerpotensi menyebabkan keterlambatan besar, pembengkakan biaya, kecelakaan, atau sengketaTindakan segera, eskalasi kepada manajemen, kontinjensi khusus