8. Analisis produktivitas sumber daya
Analisis produktivitas digunakan untuk menilai efisiensi tenaga kerja, alat berat, maupun penggunaan material dalam menghasilkan volume pekerjaan tertentu. Produktivitas biasanya dihitung sebagai:
Produktivitas tenaga kerja=Volume pekerjaanJumlah tenaga kerja×waktu kerja\text{Produktivitas tenaga kerja} = \frac{\text{Volume pekerjaan}}{\text{Jumlah tenaga kerja} \times \text{waktu kerja}}Produktivitas tenaga kerja=Jumlah tenaga kerja×waktu kerjaVolume pekerjaan
Misalnya, apabila 10 pekerja menyelesaikan 100 m² pekerjaan pasangan bata dalam 5 hari, maka produktivitas kelompok adalah:
10010×5=2 m2/orang-hari\frac{100}{10 \times 5} = 2 \text{ m}^2/\text{orang-hari}10×5100=2 m2/orang-hari
Hasil tersebut dapat dibandingkan dengan standar produktivitas, rencana kerja, atau kinerja periode sebelumnya. Jika produktivitas aktual rendah, manajer konstruksi perlu menelusuri penyebabnya, seperti keterlambatan material, ketidaksesuaian alat, kondisi lokasi, kelelahan pekerja, cuaca, kurangnya pengawasan, metode kerja yang tidak efisien, atau pekerjaan ulang (rework).
Analisis ini penting karena produktivitas berpengaruh langsung terhadap biaya tenaga kerja, durasi pekerjaan, penggunaan alat, dan kemampuan proyek memenuhi jadwal. Dalam konteks yang lebih luas, produktivitas menjadi salah satu isu utama pada level proyek dan industri konstruksi (Shen et al., 2019)
