Metode-Metode Analisis dalam Manajemen Konstruksi (7)

6. Analisis risiko konstruksi

Analisis risiko merupakan metode untuk mengidentifikasi peristiwa yang dapat menghambat pencapaian target proyek, menilai peluang dan dampaknya, menentukan prioritas, serta menyusun strategi respons. Risiko konstruksi dapat berasal dari aspek teknis, desain, cuaca, kondisi tanah, pengadaan, harga material, tenaga kerja, perubahan regulasi, pembiayaan, keselamatan kerja, kontrak, dan koordinasi pihak-pihak proyek.

Proses analisis risiko umumnya mencakup:

  1. Identifikasi risiko melalui studi dokumen, observasi, rapat ahli, wawancara, dan pembelajaran dari proyek sebelumnya.
  2. Penilaian probabilitas terjadinya risiko.
  3. Penilaian dampak risiko terhadap waktu, biaya, mutu, keselamatan, atau reputasi.
  4. Penetapan prioritas risiko.
  5. Penyusunan respons risiko, yaitu menghindari, mengurangi, memindahkan, menerima, atau mengeksploitasi peluang.
  6. Pemantauan risiko secara berkala selama proyek berlangsung.

Salah satu alat yang umum digunakan adalah matriks probabilitas-dampak (probability-impact matrix). Nilai risiko dapat dihitung sederhana melalui:

R=P×IR = P \times IR=P×I

dengan RRR sebagai nilai risiko, PPP sebagai probabilitas, dan III sebagai besarnya dampak. Semakin tinggi nilainya, semakin tinggi pula prioritas penanganan risiko tersebut.

Manajemen risiko konstruksi mencakup identifikasi faktor penyebab yang dapat memengaruhi baseline biaya, jadwal, atau mutu; pengukuran kemungkinan dampaknya; serta penerapan tindakan untuk mengendalikan dan mengurangi dampak tersebut. Siklusnya lazim terdiri dari identifikasi, penilaian, mitigasi, dan pemantauan risiko (Tadesse et al., 2022).pmc.ncbi.nlm.nih

Untuk survei persepsi risiko, metode Relative Importance Index atau RII sering digunakan untuk menentukan peringkat faktor risiko berdasarkan penilaian responden menggunakan skala Likert. Nilai RII yang lebih tinggi menunjukkan faktor yang dipersepsikan lebih dominan atau lebih penting untuk ditangani (Tadesse et al., 2022)