Metode-Metode Analisis dalam Manajemen Konstruksi (5)

4. Kurva-S

Kurva-S adalah grafik kumulatif yang menunjukkan hubungan antara waktu proyek pada sumbu horizontal dan persentase kemajuan, biaya, atau bobot pekerjaan pada sumbu vertikal. Disebut Kurva-S karena pola kemajuan proyek umumnya lambat pada tahap awal, meningkat tajam pada tahap pelaksanaan utama, dan melandai kembali menjelang penyelesaian proyek.

Dalam manajemen konstruksi, Kurva-S digunakan untuk membandingkan:

  • Kemajuan rencana dengan kemajuan aktual.
  • Pengeluaran biaya rencana dengan realisasi biaya.
  • Bobot pekerjaan rencana dengan bobot pekerjaan yang telah dicapai.
  • Kebutuhan sumber daya terhadap waktu pelaksanaan.

Apabila kurva realisasi berada di bawah kurva rencana, proyek cenderung mengalami keterlambatan. Sebaliknya, jika biaya aktual meningkat lebih cepat daripada kemajuan pekerjaan, terdapat indikasi inefisiensi atau pembengkakan biaya. Kurva-S mudah dipahami oleh pemilik proyek dan pihak lapangan, tetapi secara mandiri belum cukup untuk menunjukkan apakah biaya yang dikeluarkan sebanding dengan nilai pekerjaan yang telah benar-benar dihasilkan. Karena itu, Kurva-S sebaiknya dikombinasikan dengan EVM